Laba Ditahan Rp143 Miliar, Krom Bank (BBSI) Perkuat Strategi Digital 2026

Krom Bank (BBSI) menahan laba Rp143 miliar untuk memperkuat strategi 2026, fokus pada ekosistem digital, pengalaman pengguna, dan kolaborasi strategis.
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Krom Bank Indonesia Tbk. (BBSI) pada Rabu (20/5/2026), pemegang saham menyetujui penggunaan seluruh laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp143 miliar sebagai saldo laba ditahan guna memperkuat struktur permodalan perseroan.
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Krom Bank Indonesia Tbk. (BBSI) pada Rabu (20/5/2026), pemegang saham menyetujui penggunaan seluruh laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp143 miliar sebagai saldo laba ditahan guna memperkuat struktur permodalan perseroan.
Executive Brief
  • Krom Bank Indonesia berfokus pada penguatan ekosistem digital dan user experience sebagai bagian dari strategi ekspansi 2026.
  • Perseroan mencatat pertumbuhan signifikan dalam total aset, dana pihak ketiga, dan penyaluran kredit pada kuartal I/2026.
  • Seluruh laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp143 miliar digunakan sebagai saldo laba ditahan untuk memperkuat struktur permodalan tanpa pembagian dividen.

* Executive Brief ini dibantu dengan menggunakan AI

Bisnis.com, JAKARTA — PT Krom Bank Indonesia Tbk. (BBSI) menyiapkan sejumlah strategi ekspansi pada 2026 dengan fokus memperkuat ekosistem digital, meningkatkan pengalaman pengguna, hingga memperluas kolaborasi strategis.

Presiden Direktur Krom Bank Indonesia Anton Hermawan mengatakan perseroan akan melanjutkan transformasi digital sebagai fondasi utama pertumbuhan bisnis berkelanjutan.

Strategi utama Krom Bank pada 2026 mencakup penguatan ekosistem digital dan user experience, peningkatan kualitas aset dan manajemen risiko, pengembangan produk berbasis kebutuhan nasabah, serta perluasan kerja sama strategis dengan berbagai mitra usaha.

“Krom Bank terus berkomitmen untuk menghadirkan layanan perbankan digital yang inovatif, aman, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (20/5/2026).

Anton menilai pertumbuhan ekonomi digital Indonesia dan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan keuangan digital menjadi peluang besar bagi industri perbankan digital.

“Kami meyakini konsistensi transformasi digital akan menjadi fondasi utama dalam mendorong pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkesinambungan,” katanya.

Di sisi lain, perseroan tetap memperkuat fundamental bisnis melalui pengelolaan risiko yang prudent serta penguatan infrastruktur teknologi informasi guna mendukung ekspansi usaha.

Hingga kuartal I/2026, Krom Bank mencatat total aset sebesar Rp14,77 triliun atau tumbuh 78% secara year-on-year (YoY). Dana pihak ketiga (DPK) meningkat 138% YoY menjadi Rp10,86 triliun, sedangkan penyaluran kredit tumbuh 98% YoY menjadi Rp9,88 triliun.

Selain itu, laba sebelum pajak perseroan melonjak 99% YoY menjadi Rp89,95 miliar dengan rasio kecukupan modal (CAR) tetap terjaga di level 39,78%.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), pemegang saham juga menyetujui penggunaan seluruh laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp143 miliar sebagai saldo laba ditahan guna memperkuat struktur permodalan perseroan. Artinya, BBSI tidak membagikan dividen.

Anton mengatakan langkah tersebut diambil untuk menjaga kapasitas pendanaan internal sekaligus mendukung agenda ekspansi bisnis ke depan.

“Dengan struktur permodalan yang semakin solid, kami optimistis Krom Bank dapat terus menjalankan agenda ekspansi bisnis secara berkelanjutan,” ujarnya.

Halaman
  1. 1
Add Bisnis.com as a preferred source on Google

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Hafiyyan
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

    Berita Terbaru

    Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

    Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

    # Hot Topic

    Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

    Rekomendasi Kami

    Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

    Foto

    Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro