Aset Tob Insurance Tembus Rp1,1 Triliun pada 2025, Laba Komprehensif Melonjak

Tob Insurance mencatat aset Rp1,1 triliun pada 2025, dengan laba komprehensif naik 40,54%. Solvabilitas mencapai 382,66%, jauh di atas batas OJK.
Ilustrasi PT Asuransi Total Bersama (Tob Insurance)
Ilustrasi PT Asuransi Total Bersama (Tob Insurance)
Executive Brief
  • Total aset Tob Insurance mencapai Rp1,103 triliun pada 2025, meningkat 17,61 persen dari tahun sebelumnya, didukung oleh kenaikan investasi sebesar 17,22 persen.
  • Laba komprehensif perusahaan melonjak 40,54 persen menjadi Rp113,07 miliar, meskipun laba setelah pajak turun 3,43 persen menjadi Rp89,63 miliar.
  • Tingkat solvabilitas perusahaan meningkat menjadi 382,66 persen, jauh di atas ketentuan minimum OJK sebesar 120 persen, menunjukkan kesehatan keuangan yang kuat.

* Executive Brief ini dibantu dengan menggunakan AI

Bisnis.com, JAKARTA - PT Asuransi Total Bersama (Tob Insurance) mencatat pertumbuhan aset dan investasi sepanjang 2025 yang diikuti penguatan permodalan serta tingkat solvabilitas. Selanjutnya laba komprehensif meningkat lebih dari 40 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Berdasarkan laporan keuangan auditan per 31 Desember 2025 yang dipublikasikan di Bisnis Indonesia hari ini, Jumat (17/7/2026), total aset Tob Insurance mencapai Rp1,103 triliun atau meningkat 17,61 persen dibandingkan Rp938,51 miliar pada 2024. Pertumbuhan tersebut ditopang kenaikan investasi sebesar 17,22 persen menjadi Rp1 triliun dari sebelumnya Rp853,85 miliar. Nilai investasi tersebut setara sekitar 90,7 persen dari total aset perusahaan.

Kas dan setara kas juga meningkat 44,70 persen menjadi Rp35,35 miliar. Di sisi lain, total liabilitas naik 9,55 persen menjadi Rp604,83 miliar, sementara ekuitas tumbuh lebih tinggi, yakni 29,12 persen menjadi Rp498,95 miliar.

Dari sisi operasional, pendapatan jasa asuransi meningkat 7,14 persen menjadi Rp694,69 miliar. Kenaikan tersebut diikuti peningkatan beban jasa asuransi sebesar 8,14 persen menjadi Rp509,02 miliar sehingga hasil jasa asuransi bersih naik 8,11 persen menjadi Rp155,92 miliar.

Pendapatan investasi juga bertumbuh 18,42 persen menjadi Rp61,50 miliar. Dengan demikian, hasil asuransi dan investasi bersih meningkat 12,65 persen menjadi Rp178,01 miliar.

Sejalan dengan peningkatan bisnis, beban umum dan administrasi meningkat 35,42 persen menjadi Rp73,49 miliar dari Rp54,26 miliar pada 2024. Kenaikan beban tersebut menyebabkan laba sebelum pajak turun 1,89 persen menjadi Rp97,99 miliar. Laba setelah pajak tercatat sebesar Rp89,63 miliar, turun 3,43 persen dibandingkan Rp92,81 miliar pada tahun sebelumnya.

Sementara itu, laba komprehensif meningkat 40,54 persen menjadi Rp113,07 miliar dari Rp80,45 miliar pada 2024.

Dari sisi kesehatan keuangan, tingkat solvabilitas perusahaan mencapai Rp265,75 miliar, sedangkan Modal Minimum Berbasis Risiko (MMBR) tercatat Rp69,46 miliar. Dengan demikian, kelebihan tingkat solvabilitas mencapai Rp196,30 miliar.

Rasio pencapaian solvabilitas meningkat menjadi 382,66 persen dari 259,37 persen pada 2024. Capaian tersebut tetap jauh di atas ketentuan minimum Otoritas Jasa Keuangan sebesar 120 persen.

Sejumlah rasio keuangan juga menunjukkan perubahan. Rasio kecukupan investasi meningkat menjadi 136,62 persen dari 114,82 persen pada tahun sebelumnya. Sementara itu, rasio likuiditas menurun menjadi 125,96 persen dari 180,85 persen, tetapi masih berada di atas 100 persen

 
Add Bisnis.com as a preferred source on Google

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Anggara Pernando
Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro