Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Adhi Karya (ADHI) Pangkas Target Kinerja 2016

Korporasi konstruksi milik negara, PT Adhi Karya (Persero) Tbk., memangkas target kinerja keuangan pada 2016 karena perkembangan proyek kereta ringan (light rail transit/LRT) belum sesuai perkiraan perseroan.
Yodie Hardiyan
Yodie Hardiyan - Bisnis.com 25 Oktober 2016  |  01:32 WIB
PT Adhi Karya - Bisnis.com
PT Adhi Karya - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA--- Korporasi konstruksi milik negara, PT Adhi Karya (Persero) Tbk., memangkas target kinerja keuangan pada 2016 karena perkembangan proyek kereta ringan (light rail transit/LRT) belum sesuai perkiraan perseroan.

Direktur Keuangan Adhi Karya Harris Gunawan mengatakan kontrak baru yang ditargetkan perseroan menjadi sekitar Rp18 triliun pada 2016 atau lebih rendah dari perkiraan awal sebesar Rp25 triliun.

“[Target] Rp25 triliun itu karena kami perkirakan progress [kontrak] LRT bisa sampai Rp5 triliun, tapi nggak tercapai segitu, jadinya pasti ber-impack kemana-mana,” katanya ditemui di Gedung Kementerian BUMN, Senin (24/10).

Dengan perubahan tersebut, emiten berkode saham ADHI itu menargetkan penjualan sekitar Rp12,3 triliun atau lebih rendah dibandingkan dengan target awal Rp20 triliun. Laba bersih juga diperkirakan lebih rendah dari target awal sekitar Rp750 miliar.

Sepanjang Januari-September 2016, perusahaan telah mengantongi kontrak baru sebesar Rp11 triliun. Oleh karena itu, dengan target kontrak baru sekitar Rp18 triliun, perusahaan perlu mencari kontrak sekitar Rp7 triliun dalam sisa waktu 2016.

Harris mengatakan pihaknya yakin dapat mencapai kontrak sekitar Rp7 triliun tersebut. “Menurut teman-teman di [bagian] operasional bisa tercapai. Kemarin kan pencapaian [kontrak baru] Rp11,1 triliun,” katanya.

Seperti diketahui, Adhi Karya menggarap proyek LRT berdasarkan Peraturan Presiden No.65/2016 tentang Perubahan Atas Perpres No.98/2015 tentang Percepatan Penyelenggaraan Kereta Api Ringan/LRT Terintegrasi di Wilayah Jakarta, Bogor, Depok dan Bekasi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

adhi karya
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top