Wolfgang: AS Harus Batasi Pengaruh Rusia dan China

Menteri keuangan Jerman, Wolfgang Schaeuble, mendesak Amerika Serikat (AS) untuk membatasi pengaruh Rusia dan China. Jika tidak, akan ada risiko yang menyebabkan akhir tatanan dunia liberal.
Renat Sofie Andriani | 21 Juni 2017 13:07 WIB
Presiden AS Donald Trump berinteraksi dengan Presiden China Xi Jinping di Mar-a-Lago, Palm Beach, Florida, AS, 6 April 2017. - .Reuters/Carlos Barria TPX

Bisnis.com, JAKARTA – Menteri keuangan Jerman, Wolfgang Schaeuble, mendesak Amerika Serikat (AS) untuk membatasi pengaruh Rusia dan China. Jika tidak, akan ada risiko yang menyebabkan akhir tatanan dunia liberal.

Komentar Schaeuble, yang telah menjadi anggota kabinet Kanselir Angela Merkel sejak Merkel menjabat pada tahun 2005 dan kerap berkomentar mengenai urusan luar negeri, mencerminkan kekhawatiran di antara beberapa pembuat kebijakan di Eropa bahwa pemerintahan Presiden Donald Trump semakin melepaskan AS dari peran globalnya.

“Eropa dan AS harus berdiri bersama pada saat yang sulit,” kata Schaeuble, seperti dikutip dari Bloomberg (Rabu, 21/6/2017).

Dalam sebuah pidato di American Academy, sebuah kelompok yang mempromosikan hubungan AS-Jerman, ia mengungkapkan keraguannya jika AS benar-benar percaya bahwa tatanan dunia akan sehat secara merata jika China atau Rusia mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh AS.

Schaeuble juga menyatakan bahwa jika China dan Rusia diberi kebebasan untuk menguasai wilayah pengaruh yang telah didefinisikan diri mereka sendiri, maka itu akan menjadi akhir dari tatanan dunia liberal.

Pernyataan Schaeuble di depan para hadirin, di antaranya mantan Menteri Luar Negeri AS Henry Kissinger dan mantan Menteri Keuangan AS Lawrence Summers, dikeluarkan kurang dari tiga pekan sebelum Merkel menjamu Trump, Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden China Xi Jinping, dan pemimpin G-20 lainnya dalam suatu konferensi di Hamburg.

Langkah Trump untuk menarik diri dari kesepakatan iklim Paris dan mengurangi hubungan perdagangan Pasifik AS meninggalkan kekosongan dalam kepemimpinan global.

Schaeuble, 74, pun berupaya menarik kaitan antara keluhan AS tentang surplus perdagangan Jerman dan kebutuhan untuk mempertahankan keterlibatan dalam keamanan Eropa.

“Lagi pula, merupakan kepentingan AS untuk menjamin keamanan dan stabilitas ekonomi di pasarnya, baik di Eropa maupun di seluruh dunia. Ini adalah prasyarat dasar jika AS ingin meningkatkan ekspornya dan mengurangi defisit perdagangannya,” katanya.

 

Tag : china, amerika serikat, jerman, rusia
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top