EKONOMI CHINA: Profit Manufaktur Mei Tumbuh 16,7%

Profit industri manufaktur China pada Mei 2017 tumbuh 16,7% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya seiring membaiknya permintaan global.
Bunga Citra Arum Nursyifani | 27 Juni 2017 10:30 WIB
Manufaktur China - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Profit industri manufaktur China pada Mei 2017 tumbuh 16,7% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya seiring membaiknya permintaan global.

Badan statistik nasional China, yang dikutip oleh Bloomberg, mencatat pendapatan manufaktur pada Mei 2017 mencapai US$91,5 miliar. Di sisi lain, pertumbuhan pada April 2017 tercatat 14%, sedangkan pada Mei 2016 sebesar 8,5%.

Para ekonom memperkirakan inflasi pabrik yang lebih lambat di China pada semester kedua tahun ini akan mengurangi keuntungan industri dan selanjutnya mengikis proses refleksi global yang telah berlangsung sejak tahun lalu. Namun, ekspor China tetap kuat karena permintaan dari pasar AS dan Eropa membaik, yang membantu meningkatkan sentimen ekonomi.

"Reformasi ekonomi yang berkelanjutan dapat membantu mendukung prospek pertumbuhan jangka panjang China dan mempercepat transisi China ke ekonomi berbasis konsumen," menurut sebuah laporan yang ditulis oleh ekonom China International Capital Corp.(CICC).

CICC mengatakan bahwa mereka mempertahankan perkiraan bahwa produk domestik bruto akan berkembang 6,8% tahun ini.
Pertumbuhan profit ini terakselerasi seiring mrmbaiknya penjualan dan imbal hasil investasi, yang berlawanan dengan malambatnya inflasi pabrikan.

Sementara itu, biaya input rata-rata untuk perusahaan besar di bisnis utama mereka menurun, biaya untuk perusahaan kecil meningkat, yang telah "menimbulkan kekhawatiran," kata biro statistik dalam pernyataannya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
china, ekonomi china

Sumber : Bloomberg

Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top