Perkuat Cadangan Devisa, Lelang BI FX Bills Serap US$400 Juta

Bank Indonesia telah melelang FX Bills (BI FX Bills) dengan tenor 6 bulan senilai US$300 juta dan tenor 9 bulan senilai US$100 juta.
Renat Sofie Andriani | 28 September 2017 11:15 WIB
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA – Bank Indonesia telah melelang FX Bills (BI FX Bills) dengan tenor 6 bulan senilai US$300 juta dan tenor 9 bulan senilai US$100 juta.

Dikutip dari laman resmi Bank Indonesia, Kamis (28/9/2017), pelelangan tersebut dilakukan pada tanggal 26 September 2017 dengan mekanisme suku bunga variabel dan lelang yang kompetitif.

Langkah ini menarik tawaran total US$588 juta (US$343 juta untuk tenor 6 bulan dan US$245 juta untuk tenor 9 bulan) atau lebih besar dari jumlah target indikatif yang totalnya mencapai US$400 juta.

Lelang BI FX Bills untuk tenor 6 bulan memperoleh US$300 juta dengan yield rata-rata tertimbang 1,674%. Sementara itu lelang untuk tenor 9 bulan berhasil memperoleh US$100 juta dengan yield rata-rata tertimbang 1,779%.

Dengan demikian, total outstanding BI FX Bills pada akhir September 2017 mencapai US$2,68 miliar dengan total jatuh tempo senilai US$420 miliar bulan ini.

Sejak Desember 2015, Bank Indonesia telah mengeluarkan FX Bills yaitu instrumen utang jangka pendek dalam mata uang US$ dan dikategorikan sebagai surat berharga diperdagangkan.

Tujuan penerbitan BI FX Bills adalah untuk memperkuat cadangan devisa serta mendukung pendalaman pasar finansial domestik dalam rangka meningkatkan stabilitas nilai tukar rupiah.

Demi melanjutkan upaya penguatan cadangan devisa sekaligus mendukung pendalaman pasar keuangan domestik, BI FX Bills diharapkan akan dikeluarkan secara reguler dengan berbagai tenor mulai dari 1 bulan hingga 12 bulan.

Tag : bank indonesia
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top