INDEKS SYARIAH: Jakarta Islamic Index Ditutup Menguat 0,36%

Indeks harga saham syariah Jakarta Islamic Index (JII) berakhir menguat pada perdagangan hari ini, Jumat (24/11/2017).
Aprianto Cahyo Nugroho | 24 November 2017 17:35 WIB
Ilustrasi - Bisnis/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham syariah Jakarta Islamic Index (JII) berakhir menguat pada perdagangan hari ini, Jumat (24/11/2017).

JII ditutup menguat 0,36% atau 2,61 poin di level 735,72 setelah dibuka dengan pelemahan 0,09% atau 0,63 poin di level 732,47.

Sepanjang perdagangan hari ini, JII bergerak pada kisaran 729,63-735,72.

Dari 30 saham syariah yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia, 10 saham syariah menguat, 15 melemah, sedangkan 5 saham stagnan.

Saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (TLKM) yang menguat 1,65% menjadi pendorong utama terhadap pergerakan JII pada akhir perdagangan hari ini, diikuti UNVR (+0,91%) dan ASII (+0,88%).

Sejalan dengan dengan JII, indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,06% atau 3,90 poin di level 6.067,14, setelah dibuka dengan penguatan 0,02% atau 1,43 poin di level 6.064,67.

Setelah dibuka positif, indeks langsung berbalik melemah dan tertekan di zona merah sepanjang perdagangan. Namun, pelemahan IHSG berangsung menipis hingga akhirnya ditutup menguat. Hari ini, IHSG bergerak di kisaran 6.035,25 – 6.069,85.

Dari 562 saham yang diperdagangkan hari ini, sebanyak 137 saham menguat, 191 saham melemah, dan 234 saham stagnan.

Empat dari sembilan indeks sektoral IHSG berakhir di zona hijau, dipimpin sektor tambang yang menguat 0,86%, disusul sektor infrastruktur yang naik 0,47%.

Sementara itu, lima sektor lainnya melemah, didorong sektor industri dasar dan pertanian yang masing-masing melemah 0,51% dan 0,43%.

 

Saham-saham syariah yang mendorong indeks JII hari ini:

Kode

(%)

TLKM

+1,65

UNVR

+0,91

ASII

+0,88

KLBF

+1,22

 

 

 

 

Saham-saham syariah yang menekan indeks JII hari ini:

Kode

(%)

UNTR

-1,78

ICBP

-2,01

INDF

-1,28

EXCL

-1,95

Sumber: Bloomberg

Tag : indeks syariah
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top