KABAR PASAR 26 FEBRUARI: Bank Pesta Laba, Insentif Pacu Pendanaan Lokal

Berita seputar lonjakan laba industri perbankan di 2017 serta jangkauan akses informasi keuangan yang makin luas menjadi sorotan media massa hari ini, Senin (26/2/2018).
Aprianto Cahyo Nugroho | 26 Februari 2018 07:41 WIB
Nasabah berjalan di dekat mesin anjungan tunai mandiri, di Jakarta, Senin (18/9). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA – Berita seputar lonjakan laba industri perbankan di 2017 serta jangkauan akses informasi keuangan yang makin luas menjadi sorotan media massa hari ini, Senin (26/2/2018).

Berikut rincian topik utama di sejumlah media nasional hari ini:

Bank Pesta Laba. Kendati fungsi intermediasi masih berjalan lamban, industri perbankan pada 2017 mencatatkan lonjakan signifikan dalam perolehan laba. Pencapaian ini sekaligus menjadi titik balik atas kinerja perbankan nasional yang dalam beberapa tahun terakhir hanya tumbuh single digit. (Bisnis Indonesia)

Akses Informasi Keuangan, Jangkauan Makin Luas. Pemerintah kembali mengubah aturan teknis tentang akses infor masi keuangan dengan menerbitkan Per aturan Menteri Keuangan No.19/PMK.03/2018, yang merupakan per ubahan kedua PMK No.70/PMK.03/2017 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Akses Informasi Keuangan untuk Kepentingan Perpajakan. (Bisnis Indonesia)

Insentif Pacu Pendanaan Lokal. Relaksasi aturan perpajakan yang kini tengah dibahas diyakini meningkatkan perputaran modal dalam pendanaan perusahaan rintisan, sekaligus mengurangi dominasi investor asing di perusahaan teknologi besar di Indonesia. (Bisnis Indonesia)

Pemerintah Perlu Cermati Sektoral. Pemerintah diharapkan dapat menyisir sektor yang kurang kepatuhan pajaknya, karena banyak potensi penerimaan pajak yang hilang. (Bisnis Indonesia)

Jalan Tengah Harga Batubara Lokal. Gerilya Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dengan melobi satu per satu perusahaan batubara raksasa sepertinya membuahkan hasil. (Kontan)

Pendorong Ekonomi di Awal Tahun 2018. Pemerintah mempercepat penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018 pada awal tahun demi mendorong pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan sebesar 5,4%. Namun, usaha ini belum didukung sektor swasta. Ini terlihat dari pertumbuhan kredit korporasi pada awal tahun ini yang jauh dari harapan. (Kontan)

Moneter di Tangan Gubernur Pilihan Jokowi. Penghuni kursi tertinggi di Bank Indonesia (BI) segera berganti. Perry Warjiyo yang akan habis masa kerjanya sebagai Deputi Dewan Gubernur BI April 2018, menjadi kandidat tunggal menggantikan Gubernur BI Agus Martowardojo yang akan purna tugas Mei 2018. (Kontan)

Tag : kabar pasar
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top