Investor Butuh Kebijakan yang Memberi Wow Effect

Kebijakan pro investasi yang tidak setengah-tengah diyakini mampu mengenjot jumlah penanaman modal di Indonesia.
Hadijah Alaydrus | 13 Maret 2018 22:12 WIB
Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong - JIBI/Endang Muchtar
Bisnis.com, JAKARTA--Kebijakan pro investasi yang tidak setengah-tengah diyakini mampu mengenjot jumlah penanaman modal di Indonesia.
 
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Trikasih Lembong menyampaikan bahwa investor perlu kebijakan yang memberikan wow effect sehingga menarik bagi investor.
 
“Jadi seperti Tax Holiday, kalau tidak 100% berarti bukan Tax Holiday tapi Tax Weekend. Kita perlu kebijakan-kebijakan pro investasi yang nendang,” papar Lembong dalam siaran pers Konsolidasi Perencanaan dan Pelaksanaan Penanaman Modal Nasional (KP3MN) di Yogyakarta, Selasa (13/3/2018).
  
Mantan Menteri Perdagangan tersebut menambahkan rantai produksi semakin terkait antarnegara, menjadi global supply chain. Alhasil, negara-negara bergabung dalam kerja sama regional dan internasional, menjadi kesatuan yang saling komplementer. 
 
"Memperkuat konektivitas ekonomi berarti meningkatkan daya saing, untuk kemajuan bersama,” lanjut , Lembong.
 
Dia menuturkan Indonesia harus menjadi satu ekonomi/pasar besar yang terintegrasi, terstandardisasi, dan terkoordinasi. Dengan konektivitas ekonomi yang baik, Indonesia adalah pasar ke-4 terbesar dan ekonomi ke-16 terbesar di dunia.
 
“Tanpa konektivitas ekonomi, kita akan menjadi 34 pasar kecil, bahkan 500 lebih pasar berdaya saing lebih rendah."
 
Padahal teknologi informasi dan komunikasi adalah peluang Indonesia untuk meningkatkan koneksi, baik dengan eksternal maupun internal.
Tag : bkpm
Editor : Gita Arwana Cakti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top