KABAR GLOBAL 23 MARET: Episode Baru AS-China, StanChart Jual Unit Private Equity

Berita seputar hubungan perdagangan Amerika Serikat dan China serta rencana Standard Chartered Plc. menjual unit bisnis private equity mewarnai media nasional pada hari ini, Jumat (23/3/2018).
Renat Sofie Andriani | 23 Maret 2018 09:09 WIB
Bendera AS dan China - newline

Bisnis.com, JAKARTA – Berita seputar hubungan perdagangan Amerika Serikat dan China serta rencana Standard Chartered Plc. menjual unit bisnis private equity mewarnai media nasional pada hari ini, Jumat (23/3/2018).

Berikut rangkuman berita utama di sejumlah media nasional:

Episode Baru AS-China. Hubungan perdagangan Amerika Serikat dan China kembali menjadi sorotan seiring Presiden AS Donald Trump akan mengumumkan sanksi perdagangan atas China secepatnya pada Kamis (22/3) waktu setempat. (Bisnis Indonesia)

Powell Pertahankan Sikap Hati-Hati. Bank Sentral AS (The Federal Reserve) memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin menjadi 1,5%-1,75%. (Bisnis Indonesia)

Eropa dan 6 Negara Dikecualikan dari Tarif Baja. Eropa dan enam negara lainnya akan dikecualikan untuk sementara dari penerapan tarif baja dan aluminium oleh pemerintah Amerika Serikat (AS). Sementara Presiden AS Donald Trump dijadwalkan mengumumkan sanksi tarif sangat tinggi terhadap Tiongkok menyangkut pencurian hak kekayaan intelektual negaranya. (Investor Daily)

Era Bunga Rendah Berakhir Sudah. Era suku bunga rendah berakhir sudah. Kini bank sentral di sejumlah negara memilih menaikkan suku bunga acuannya. Keputusan para bank sentral itu didorong oleh keputusan Bank Sentral Amerika Serikat (AS) yang menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps). (Kontan)

Standard Chartered Jual Unit Private Equity. Standard Chartered Plc. akan menjual unit bisnis private equity yang merugi. Bank asal Inggris yang beroperasi di Asia dan Afrika ini telah mengirim teaser dokumen penawaran Standard Chartered Private Equity pada awal bulan ini. (Kontan)

Tag : china, standard chartered
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top