Jakarta Islamic Index Ditutup Melemah, Terbebani 19 Saham

JII ditutup melemah 0,7% atau 4,75 poin ke level 670,37, setelah dibuka di zona merah dengan pelemahan 0,41% atau 2,79 poin ke level 672,33. Pada perdagangan Kamis (3/5), JII ditutup merosot 2,96% ke level 675,12.
Aprianto Cahyo Nugroho | 04 Mei 2018 17:49 WIB
Mahasiswa berjalan di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (3/4/2018). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), ditutup melemah pada perdagangan hari terakhir pekan ini, Jumat (4/5/2018).

JII ditutup melemah 0,7% atau 4,75 poin ke level 670,37, setelah dibuka di zona merah dengan pelemahan 0,41% atau 2,79 poin ke level 672,33.  Pada perdagangan Kamis (3/5), JII ditutup merosot 2,96% ke level 675,12.

Sepanjang perdagangan hari ini, JII bergerak di kisaran 663,95-675.51. Dari 30 saham syariah yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia, 6 saham di antaranya menguat, sedangkan 19 saham melemah dan 5 lainnya stagnan.

Sejalan dengan JII, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 1,13% atau 66,39 poin ke level 5.792,34, setelah dibuka di zona merah dengan pelemahan 0,16% atau 9,42 poin di posisi 5.849,31.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak pada kisaran level 5.768,38–5.855,11. Dari 577 saham yang diperdagangkan hari ini, sebanyak 118 saham menguat, 256 saham melemah, dan 203 saham stagnan.

Berdasarkan data Bloomberg, delapan dari sembilan indeks sektoral IHSG berakhir di zona merah, dengan tekanan utama dari sektor finansial yang merosot 2,2%, disusul sektor pertanian dengan pelemahan 1,66%.

Adapun hanya sektor aneka industri yang berakhir di zona hijau dan menahan pelemahan IHSG lebih lanjut meski hanya menguat 0,01%.

Saham-saham syariah yang menekan indeks JII hari ini:

Kode

(%)

INDF

-5,58

KLBF

-3,81

ADRO

-1,20

EXCL

-2,38

Saham-saham syariah yang mendorong indeks JII hari ini:

Kode

(%)

UNVR

+0,33

PTBA

+2,13

LPPF

+2,4

UNTR

+0,37

 

 

 

 

Sumber: Bloomberg

Tag : indeks syariah
Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top