Pilkada Usai, Momentum Perencanaan Pembangunan Daerah

Usainya Pilkada serentak 2018 dinilai sebagai momentum yang baik untuk menyelesaikan ketimpangan sosial.
Rinaldi Mohammad Azka | 10 Juli 2018 12:37 WIB
Warga menggunakan hak suaranya dalam Pilkada serentak di Tempat Pemungutan Suara (TPS) Cipondoh, Tangerang Kota, Banten, Rabu (27/6/2018). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA -- Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) melihat usainya Pilkada serentak 2018 sebagai momentum yang baik untuk menyelesaikan ketimpangan sosial.

Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang P.S Brojonegoro mengatakan selesainya Pilkada perlu dijadikan momentum perencanaan pembangunan jangka menengah.

"Momentum bagus setiap momen Pilkada, mereka membuat Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) terbaik untuk kebutuhan daerahnya," ungkapnya di sela-sela Indonesia Development Forum (IDF) 2018 Hotel Ritz-Carlton, Kuningan, Jakarta Selasa (10/7/2018).

Bambang melanjutkan proses perencanaan pembangunan harus memiliki referensi. Pemerintah Daerah (Pemda) harus mengambil RPJMN yang sudah ada sebagai referensi serta inovasi dari kepala daerah lain untuk ditiru dan dimodifikasi.

Sehingga, kepala daerah terpilih perlu memastikan adanya perencanaan yang matang untuk daerahnya terutama melihat potensi yang ada.

Bambang berharap Pemda dapat memaksimalkan momentum ini sehingga ketimpangan antara pusat dan daerah bisa berkurang.

Tag : ketimpangan ekonomi
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top