Jakarta Islamic Index Ditutup Berbalik Melemah 0,14%

JII ditutup berbalik melemah 0,14% atau 0,94 poin ke level 650,33, meskipun dibuka di zona hijau dengan penguatan 0,28% atau 1,82 poin di posisi 653,09.
Aprianto Cahyo Nugroho | 01 November 2018 17:49 WIB
Karyawan beraktivitas di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (27/11). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), ditutup melemah pada akhir perdagangan hari ini, Kamis (1/11/2018), meskipun IHSG menguat.

JII ditutup berbalik melemah 0,14% atau 0,94 poin ke level 650,33, meskipun dibuka di zona hijau dengan penguatan 0,28% atau 1,82 poin di posisi 653,09.

Sepanjang perdagangan sesi I hari ini, JII bergerak di level 649,57-654,67. Adapun pada perdagangan Rabu (31/10), JII berakhir menguat 1,01% atau 6,5 poin di level 651,27, kenaikan pada hari kedua berturut-turut.

Sebanyak 12 saham menguat, 17 saham melemah, dan 1 saham stagnan dari 30 saham syariah yang diperdagangkan.

Saham PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) yang melemah 2,37% menjadi penekan utama terhadap pergerakan negatif JII hingga akhir sesi I, diikuti saham PT XL Axiata Tbk. (EXCL) yang melemah 15,27%.

Berbanding terbalik dengan JII, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,07% atau 4,27 poin di level 5.835,92 setelah dibuka di zona hijau dengan penguatan 0,4% atau 23,57 poin di posisi 5.855,22.

Pada akhir perdagangan Rabu, (31/10/2018), IHSG ditutup menguat 0,74% atau 42,55 poin ke level 5.831,65. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak fluktuatif di kisaran level 5.815,76 – 5.883,22.

Dari 612 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 191 saham menguat, 190 saham melemah, dan 231 saham stagnan.

Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) yang menguat 5,47% menjadi pendorong terbesar terhadap penguatan IHSG hari ini bersama saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) yang menguat 1,59%.

Lima dari sembilan indeks sektoran IHSG menetap di wilayah positif, dipimpin sektor aneka industri yang menguat 1,33%, disusul sektor finansial dengan penguatan 1,26%.

Di sisi lain, empat sektor melemah dan menahan penguatan IHSG lebih lanjut, dipimpin sektor industri dasar yang turun 1,63%.

 

Saham-saham syariah yang menguat:

ASII

+1,90%

TLKM

+0,78%

SMGR

+2,78%

INCO

+4,79%

 Saham-saham syariah yang melemah:

UNVR

-2,37%

EXCL

-15,27%

INTP

-2,46%

KLBF

-2,19%

Sumber: Bloomberg

Tag : indeks syariah
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top