Peta Politik AS Berubah, Menkeu: Semoga Pasar lebih Rasional Melihat RI

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berharap perubahan lanskap politik di Amerika Serikat akan membuat ekonomi global makin rasional. Dengan demikian, rasionalitas dari para pelaku ekonomi akan berdampak pada perbaikan ekonomi domestik.
Edi Suwiknyo | 09 November 2018 14:22 WIB
Partai Demokrat sementara menguasai 52% kursi Parlemen Amerika Serikat berdasarkan hasil quick count Pemilihan Parlemen, Senat, dan Gubernur (masih menyisakan 13 kursi yang belum terhitung), yang dilansir Bloomberg Jumat (8/11 - 2018)

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berharap perubahan lanskap politik di Amerika Serikat akan membuat ekonomi global makin rasional. Dengan demikian, rasionalitas dari para pelaku ekonomi akan berdampak pada perbaikan ekonomi domestik.

Dia mengakui bahwa, dalam beberapa waktu bekalangan defisit transaksi berjalan dan massifnya capital outflow ke Amerika Serikat sedikit menimbulkan instabilitas perekonomian domestik. Hal itu bisa dilihat dari pelemahan nilai tukar rupiah, meskipun saat ini mulai menunjukan perbaikan.

"Dengan perkembangan politik yang ada, kita berharap akan ada muncul rasionalisasi dari pelaku ekonomi global. Mereka akan melihat  indonesia berbeda," kata Sri Mulyani di Kantor Pusat Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan, Jumat (9/11/2018).

Sri Mulyani mengaku dalam kunjungannya ke beberapa negara belum lama ini para pelaku ekonomi sebenarnya cenderung menganggap Indonesia berbeda dengan negara yang mudah terkena dampak ekonomi global.  Pasalnya, selain memiliki ekonomi yang besar, jika dilihat dari komponen penopangnya, pondasi ekonomi Indonesia masih lumayan kuat.

Pertumbuhan ekonomi misalnya masih di atas 5%, inflasi juga bisa dijaga lebih rendah, kemudian postur dalam APBN menurut Sri Mulyani juga menunjukan postur yang masih sehat dan kredibel. Dengan postur yang lumayan kuat, seharusnya Indonesia memiliki daya tarik ekonomi yang lumayan kuat.

Hanya saja, dia mengakui berbagai hal termasuk stabilitas perekonomiam ini memang perlu terus dikomunikasikan, supaya para pelaku usaha baik domestik maupun global tetap yakin dengan kondisi ekonomi di Indonesia.

"Jadi kita melihat bagaimana perekonomian kita itu fleksibel dan memiliki daya tahan dalam menghadapi shock tapi di sisi lain terus maju, growth tumbuh di atas lima, inflasi terjaga, jadi kita tetap terjaga," tukasnya.

Tag : Donald Trump
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top