Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Infografis financial technology (fintech) di Indonesia. - Bisnis/Erlangga
Premium

Kala Fintech Membawa Mudah, Menyebabkan Susah

22 Februari 2019 | 17:10 WIB
Layanan teknologi finansial alias financial technology (fintech) kini seolah dipahami lain oleh masyarakat, yakni sebagai rentenir digital. Cara penagihan dan patokan denda yang tak wajar memang mayoritas dilakoni fintech ilegal, meski citra buruk pun mendera fintech terdaftar.

Bisnis.com, JAKARTA -- Suatu siang pada satu akhir pekan Februari 2019, ketenangan rumah keluarga Hanif terusik. Sang istri, gugup menerima kiriman pesan via aplikasi WhatsApp.

Isinya seperti mengintimidasi. Ancaman itu tidak tertuju kepada Hanif dan keluarga, melainkan saudara sedarah sang istri yang berinisial ER.

Pesan berisikan agar Nurlaela, istri Hanif, memberitahukan kepada ER untuk melunasi pinjaman sejumlah Rp890.000. Seturut dengan keterangan, terdapat bumbu kalimat yang menyesakan dada Nurlaela, “Saudara atau kerabat Anda kabur tidak membayar hutang pada PTxxx, ini peringatan keras!”

Sontak, Nurlaela mengadu kepada Hanif. Pria beranak dua itu pun bingung, memikirkan bagaimana nomor sang istri bisa jatuh ke tangan pihak kreditur ER.

“Waktu itu berpikirnya bahwa nomor istri saya diberikan oleh ER. Lebih rumit lagi kalau sampai alamat rumah kami pun di tangan kreditur,” tutur Hanif kepada Bisnis saat ditemui di kediamannya di bilangan Rawasari, Jakarta Timur, Rabu (20/2/2019).

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top