Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Transaksi EDC di BCA Tembus Rp325 Triliun

BCA mencatat volume transaksi melalui mesin electronic data capture (EDC) telah mencapai 540 juta transaksi sepanjang tahun 2018 dengan nilai Rp325 triliun.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 21 Maret 2019  |  14:39 WIB
Pengunjung memadati arena pameran BCA EXPOVERSARY 2019 di ICE, Serpong, Tangerang, Banten, Jumat (22/2/2019). - ANTARA/Muhammad Iqbal
Pengunjung memadati arena pameran BCA EXPOVERSARY 2019 di ICE, Serpong, Tangerang, Banten, Jumat (22/2/2019). - ANTARA/Muhammad Iqbal

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Central Asia Tbk. mencatat volume transaksi melalui mesin electronic data capture (EDC) telah mencapai 540 juta transaksi sepanjang tahun 2018. Nilai transaksi di mesin EDC tersebut, baik menggunakan kartu kredit maupun kartu debit, mencapai Rp325 triliun. 

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan, nilai transaksi nontunai melalui mesin EDC BCA pada 2018 tumbuh 12% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pada tahun ini, BCA menargetkan pertumbuhan nilai transaksi EDC dapat mencapai 10% menjadi Rp357 triliun. 

“Pada tahun ini kami akan menambah 70.000 unit mesin EDC untuk meningkatkan transaksi,” ujarnya kepada Bisnis, Rabu (20/3/2019).

Jahja menyampaikan pertumbuhan penggunaan EDC paling banyak ditopang oleh transaksi restoran, hotel, dan fesyen.

Ke depan, emiten perbankan berkode saham BBCA tersebut akan terus melakukan investasi dengan menambah jaringan sehingga diharapkan dapat meningkatkan transaksi. Selain itu, peningkatan transaksi EDC dipatok juga tumbuh sejalan dengan peningkatan konsumsi ritel.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bca Transaksi Nontunai
Editor : Farodilah Muqoddam
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top