Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Bank syariah - Ilustrasi/bisnisaceh.com
Premium

Cara Bank Syariah Memanjakan Nasabah Kaya

25 November 2019 | 15:26 WIB
Sejumlah bank umum syariah (BUS) dan unit usaha syariah (UUS) mulai melirik bisnis dana kelolaan atau wealth management nasabah kaya untuk meningkatkan dana pihak ketiga serta memacu pendapatan berbasis komisi.

Bisnis.com, JAKARTA - Sejumlah bank umum syariah (BUS) dan unit usaha syariah (UUS) mulai melirik bisnis dana kelolaan atau wealth management nasabah kaya untuk meningkatkan dana pihak ketiga serta memacu pendapatan berbasis komisi.

Pengelolaan dana nasabah kaya ini selama ini didominasi oleh bank-bank konvensional. Pasalnya, mereka biasanya menawarkan bunga tinggi untuk dana kelolaan. Namun, bank syariah tidak mau ketinggalan. Mereka tidak hanya jor-joran menawarkan imbal hasil, tetapi fasilitas dan hasil investasi.

Salah satu bank yang memiliki layanan dana kelola untuk nasabah prioritas dengan nilai simpanan minimal Rp500 juta adalah PT Bank Syariah Mandiri. SEVP Distribution & Sales Mandiri Syariah Anton Sukarna menyampaikan saat ini kontribusi wealth management terhadap total dana pihak ketiga (DPK) yang dikelola perseroan sudah mencapai 20%.

“Saat ini wealth management telah berkontribusi sekitar 20% dari total DPK yang dikelola oleh BSM [Bank Mandiri Syariah]. Wealth management memiliki berbagai macam produk investasi seperti reksadana syariah dan sukuk yang dapat memberikan nilai investasi yang menarik bagi nasabah,” ujar Anton kepada Bisnis, Sabtu (23/11/2019).

Berdasarkan laporan keuangan kuartal III/2019, nilai dana investasi non-profit sharing yang dikelola Mandiri Syariah mencapai Rp76,86 triliun. Jika dihitung lebih lanjut, total kontribusi wealth management dari total DPK Mandiri Syariah mencapai Rp15,37 triliun.

Wealth management adalah produk jamak yang dimiliki bank dan ditawarkan kepada nasabah dengan simpanan tertentu. Umumnya, layanan ini ditawarkan kepada nasabah yang memiliki dana minimal Rp1 miliar.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top