Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Gedung PT Bank Ina Perdana Tbk - Istimewa
Premium

Kembalinya Grup Salim ke Palagan Perbankan Nasional

16 Januari 2020 | 07:05 WIB
Salim tidak bisa disebut sebagai ‘pemain baru’ di industri perbankan. Grup ini merupakan pendiri bank swasta nasional terbesar yakni PT Bank Central Asia Tbk. Pendiri kelompok usaha ini adalah Sudono Salim, orang tua dari Anthony Salim.

Bisnis.com, JAKARTA — Grup Salim kembali. Kalimat itu layak disoroti pasca terjadinya perubahan komposisi pemegang saham pengendali (PSP) PT Bank Ina Perdana Tbk.

Bank Ina baru saja mengumumkan bertambahnya PSP perseroan yang tadinya hanya dipegang PT Philadel Terra Lestari. Perusahaan yang masuk menjadi PSP ini adalah PT Indolife Pensiontama.

Indolife merupakan perusahaan anggota Grup Salim. Mereka hingga September 2019 menguasai 22,47% saham Bank Ina.

Masuknya Indolife sebagai PSP diikuti dengan kemunculan nama Anthony Salim sebagai pemegang saham pengendali terakhir (PSPT) Bank Ina. Awalnya, ultimate shareholder perseroan hanya dipegang Pieter Tanuri.

Salim tidak bisa disebut sebagai ‘pemain baru’ di industri perbankan. Grup ini merupakan pendiri bank swasta nasional terbesar yakni PT Bank Central Asia Tbk. Pendiri kelompok usaha ini adalah Sudono Salim, orang tua dari Anthony Salim.

Kepemilikan Salim atas BCA lepas saat krisis moneter melanda 1997-1998 silam. Saat ini, BCA dikuasai keluarga Hartono yang juga pemilik kelompok usaha Djarum.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top