Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Karyawan beraktivitas di kantor Asuransi Jiwa Bumiputera di Jakarta, Jumat (20/1/2017). - JIBI/Abdullah Azzam
Premium

Menanti Datangnya Rencana Bisnis Bumiputera

20 Januari 2020 | 17:25 WIB
Setelah pemerintah merilis Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 87 Tahun 2019 tentang Asuransi Usaha Bersama, kini giliran Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912 untuk menyampaikan rencana bisnisnya.

Bisnis.com, JAKARTA — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunggu penyerahan proposal rencana bisnis dan penyehatan perusahaan dari manajemen Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912, seiring dengan telah keluarnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 87 Tahun 2019 tentang Asuransi Usaha Bersama.

PP tersebut merupakan amanah UU Nomor 40 Tahun 2014 tentang Perasuransian. Sesuai namanya, beleid ini mengatur tentang aturan main bisnis asuransi yang berbentuk usaha bersama atau mutual.

Dewan Komisioner Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) OJK Riswinandi mengungkapkan saat ini, pihaknya sedang melakukan pengawasan secara intensif terhadap manajemen dan Badan Perwakilan Anggota (BPA) Bumiputera.

“Kami masih menunggu proposal final dari [AJB] Bumiputera, karena setelah beberapa kali mengajukan proposal, kami melihat kesinambungan [AJB Bumiputera] ke depannya belum bisa dipahami dan diyakini dengan baik,” ujarnya usai konferensi pers Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan, Kamis (16/1/2020).

Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Riswinandi memberikan penjelasan saat wawancara dengan tim Harian Bisnis Indonesia di Jakarta, Senin (12/11/2018)./JIBI-Abdullah Azzam

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top