Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
crowdfunding - crowdassist.co
Premium

Cari Modal, Saatnya Lirik Equity Crowdfunding

20 Januari 2020 | 22:25 WIB
Bisnis, JAKARTA—Di tengah isu negatif yang menghinggapi peer-to-peer (P2P) lending terkait bunga tinggi, aktivitas ilegal, dan penagihan tidak beretika, fintech Tanah Air kedatangan pemain baru. Platform ini menyuguhi alternatif permodalan bagi UMKM berbasis saham.

Bisnis, JAKARTA—Di tengah isu negatif yang menghinggapi peer-to-peer (P2P) lending terkait bunga tinggi, aktivitas ilegal, dan penagihan tidak beretika, fintech Tanah Air kedatangan pemain baru. Platform ini menyuguhi alternatif permodalan bagi UMKM berbasis saham. 

Kebutuhan modal usaha masih menjadi permasalahan utama bagi UMKM. Pertumbuhan P2P lending atau pinjaman online terbilang fantastis. Sejak 2016, pinjaman tersalurkan telah menyentuh Rp74,54 triliun per November 2019, tumbuh 228,88% dibandingkan dengan Desember 2018 yang masih Rp22,67 triliun. Bahkan tahun depan pinjaman diperkirakan mencapai Rp150 triliun atau dua kali lipat. 

Selang dua tahun setelah mengesahkan aturan P2P lending, OJK mengetok POJK No.37/2018 tentang Layanan Urun Dana Melalui Penawaran Saham Berbasis Teknologi (Equity Crowdfunding).

Platform urun dana online menjembatani pengusaha yang membutuhkan modal dengan investor melalui penggalangan dana dari sekelompok orang dengan menawarkan porsi saham sebagai imbalannya. 

Dari 11 perusahaan yang terdaftar di Asosiasi Fintech Indonesia (Aftech), sudah ada tiga platform yang mengantongi izin usaha dari OJK, di antaranya adalah PT Santara Daya Inspiratama (Santara), PT Investasi Digital Nusantara (Bizhare), dan PT CrowdDana Teknologi Indonusa (CrowdDana). Jumlah yang sangat mini jika dibandingkan dengan P2P lending yang sudah mencapai 164 platform. 

Lalu, apa yang spesial dari crowdfunding?

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top