Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Warga memotret logo di kantor cabang asuransi Bumi Putera di Jakarta. Bisnis - Abdullah Azzam
Premium

Ultimatum OJK, Asuransi Bumiputera di Ujung Tenggat

26 April 2020 | 15:05 WIB
OJK memberi tenggat Asuransi Bumiputera sampai 30 September 2020. Tetap lanjut atau mengakhiri entitas perusahaan.

Bisnis.com, JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan 5 perintah tertulis untuk Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera. Perintah tertulis itu harus dijalankan oleh direksi, dewan komisaris maupun organ perwakilan peserta, Rapat Umum Anggota (RUA).

“Perlu kami tegaskan bahwa terdapat ketentuan pidana bagi setiap orang yang dengan sengaja mengabaikan dan/atau tidak melaksanakan perintah tertulis sebagaimana diatur dalam Pasal 54 Undang-undang No.21 tentang Otoritas Jasa Keuangan,” ulas Riswinandi, Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Dana Pensiun, Lembaga Pembiayaan, dan Lembaga Jasa keuangan lainnya dalam perintah tertulis itu. 

Lima poin perintah tertulis sendiri diterbitkan seiring belum dapat disetujuinya rencana penyehatan keuangan (RPK) AJB Bumiputera (AJBB) 1912 yang diajukan oleh manajemen. Penolakan rencana penyehatan keuangan itu telah disampaikan OJK dalam surat terpisah bertanggal sehari sebelumnya. Menurut OJK, rencana keuangan yang diajukan tidak memenuhi aspek keberlanjutan perusahaan.

Dalam perintah tertulis melalui surat No. S-13/D.05/2020, tertanggal 16 April 2020 itu ditegaskan, manajemen harus memenuhi poin-poin yang ditetapkan oleh OJK. Hal ini terkait peran otoritas untuk melindungi kepentingan konsumen, pemegang polis, dan/atau tertanggung.  

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top