Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memberikan keterangan melalui streaming di Jakarta, Rabu (29/4 - 2020). Dok. Bank Indonesia
Premium

Melihat Jurus BI Hadapi Covid-19, Pangkas GWM Hingga Borong SBN

06 Mei 2020 | 16:47 WIB
Sejumlah kebijakan telah dilakukan bank sentral sebagai langkah mitigasi Covid-19, di antaranya, kebijakan pengedaran uang kartal, operasi moneter dalam pengendalian uang giral dan likuiditas hingga mekanisme quantitative easing injeksi likuiditas ke perbankan selama periode Januari—April 2020 yang mencapai Rp386 triliun.

Bisnis.com, JAKARTA — Pandemi Corona atau Covid-19 telah berdampak pada kelesuan ekonomi nasional. Bank Indonesia menjadi salah satu lembaga yang memainkan peran penting agar ekonomi tetap tumbuh dengan baik dan berkualitas.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dalam media briefing Rabu (6/5/2020) menjelaskan sejumlah kebijakan telah dilakukan bank sentral sebagai langkah mitigasi Covid-19.

Beberapa di antaranya, yaitu kebijakan pengedaran uang kartal, operasi moneter dalam pengendalian uang giral dan likuiditas.

Kebijakan terkini lainnya adalah mekanisme quantitative easing  (QE) sejak awal tahun ini.

Mekanisme QE  injeksi likuiditas ke perbankan selama periode Januari—April 2020 mencapai Rp386 triliun, yang terdiri dari pembelian Surat Berharga Negara (SBN) dari pasar sekunder Rp166,2 triliun, term-repo perbankan Rp147,1 triliun, FX swap Rp29,7 triliun, dan penurunan giro wajib minimum (GWM) rupiah (Januari dan April) senilai Rp53 triliun.

Selain itu, pada Mei ini, ada tambahan QE sebesar Rp117,8 triliiun yang bersumber dari penurunan GWM Mei Rp102 triliun dan tidak mewajibkan tambahan giro bagi bank yang tidak memenuhi rasio intermediasi makroprudensial (RIM), senilai Rp15,8 triliun.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top