Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Ilustrasi - Bendahara Koperasi Simpan Pinjam (Kospin) Jasa Bahroji (dari kiri), Regional CEO Bank Mandiri Region 7 Jawa 2 Maswar Purnama, Ketua Umum Kospin Jasa Andy Arslan Djunaid, serta Direktur Teknologi Informasi dan Operasi Bank Mandiri Rico Usthavia Frans saat penandatanganan Kesepakatan Bersama di Jakarta, Selasa (28/5/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat
Premium

Sosok Bisnis: Andy Arslan Djunaid, Koperasi Seperti Didesain untuk Kerdil

04 Juni 2020 | 23:13 WIB
Andy Arslan Djunaid, Ketua Umum Koperasi Simpan Pinjam (Kospin) Jasa melihat sejumlah pendirian koperasi simpan pinjam melenceng dari tujuan utamanya. Padahal koperasi berfungsi untuk mensejahterakan anggota.

Bisnis.com, JAKARTA – Sejumlah koperasi mengalami kesulitan likuiditas akibat pandemi Covid-19. Penyebabnya pembatasan pergerakan berujung sejumlah sektor ekonomi turut terimbas. Dampaknya kewajiban anggota kepada koperasi ikut terganggu, termasuk cicilan kredit yang dilakukan.

Pemerintah sendiri telah memperkirakan, target pertumbuhan roda ekonomi dari mulanya 5,2 persen turun menjadi 2,3 persen hingga minus 0,4 persen dalam skenario ekonomi terpukul berat dan sangat berat.

Rendahnya target ini tentu terlihat di lapangan. Anggota koperasi yang sebagian besar merupakan pelaku usaha mikro kecil dan menengah terhambat usahanya yang berlanjut terhadap pembayaran kewajiban kepada koperasi.

Untuk melihat kondisi internal industri koperasi, Bisnis berbincang melalui sambungan telpon pada Jumat (29/5/2020) dengan Andy Arslan Djunaid, Ketua Umum Koperasi Simpan Pinjam (Kospin) Jasa. Koperasi dari Pekalongan yang memiliki cabang hingga ke luar Pulau Jawa dengan aset sebesar Rp7 triliun.

Bagaimana kondisi koperasi di tengah pandemi Covid-19?

Sejumlah koperasi tidak menyangka kondisi akan separah ini.  Ini seleksi alam terhadap semua perusahaan, bukan hanya koperasi dan perbankan. Berbagai macam sektor mulai dari penerbangan hingga hotel tertekan.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top