Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
PT Bank Harda International Tbk. - bankbhi.co.id
Premium

Terungkap! OJK Mengendus Praktik Gelap di Bank Harda

30 Juli 2020 | 09:29 WIB
Bisnis telah mengantongi laporan temuan OJK pada 31 Januari 2020 mengenai adanya aktivitas transaksi di luar produk perbankan yang dilakukan melalui rekening Bank Harda Internasional.

Bisnis.com, JAKARTA - "Wah udah pusing saya, pusing tujuh keliling, sudah tamat karir perbankan saya pasti."

Salah tenaga penjual PT Bank Harda lnternasional Tbk. menyampaikan kekhawatiran karirnya terkait dengan transaksi bank gelap yang telah dilakukan.

Selama hampir 30 menit, melalui saluran telepon, tenaga penjual tersebut menjelaskan produk berupa forward trade confirmation (FTC) yang dipasarkan ke nasabah Bank Harda. Iming-iming bunga tinggi menjadi caranya menghimpun dana dengan berjualan produk tersebut.

Jika bunga deposito Bank Harda ditawarkan pada level 8 persen, untuk produk FTC, bunganya mencapai 10 persen untuk dana di bawah Rp5 miliar dan 11 persen untuk dana di atas Rp5 miliar.

Daripada menghimpun dana deposito, nasabah akan ditawarkan produk FTC berupa pembelian saham Bank Harda melalui PT Hakim Putra Perkasa (HPP) yang merupakan pemegang saham pengendali bank tersebut. Nasabah pun tergiur dengan FTC meskipun bukan merupakan produk bank.

"Nasabah nanya sih [soal penjaminan dana], cuma saya menerangkan Bank Harda memiliki aset Rp3 triliun dan diawasi OJK, saya bilang gitu. Saya harus yakinkan nasabah dulu," katanya.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top