Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Ilustrasi Bank Syariah - Istimewa
Premium

75 Tahun Indonesia: Asa Menanti Perbankan Syariah Berlari

15 Agustus 2020 | 05:00 WIB
Perbankan syariah pertama kali berkembang dari kehadiran PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. yang berdiri pada 1 November 1991 dan resmi beroperasi pada 1 Mei 1992.

Bisnis.com, JAKARTA -- Lebih dari seperempat abad sudah, perbankan syariah berkembang di Indonesia. Namun, pengembangannya masih penuh tantangan, terganjal pertumbuhan yang melambat.

Perbankan syariah pertama kali berkembang dari kehadiran PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. yang berdiri pada 1 November 1991 dan resmi beroperasi pada 1 Mei 1992.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat aset perbankan syariah masih tergolong rendah yakni sebesar 6,07 persen per April 2020 yang berasal dari 20 unit usaha syariah, 14 bank umum syariah, dan 163 BPR Syariah.

Pada April 2020, penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) dan pembiayaan yang diberikan (PYD) perbankan syariah masing-masing senilai Rp424,14 triliun dan Rp370,67 triliun.

Pertumbuhan aset perbankan syariah pun cenderung melambat. Pada 2017, nilai aset perbankan syariah mencapai Rp435,02 triliun. Pada 2018, aset perbankan syariah tumbuh 12,41 persen YoY menjadi Rp489,69 triliun. Kemudian, 2019 tumbuh 10,02 persen YoY menjadi Rp538,32 triliun.

Alih-alih bertumbuh, aset perbankan syariah hingga April 2020 malah turun 0,74 persen menjadi Rp534,86 triliun. Kondisi ini semakin diperparah dengan adanya pandemi Covid-19 yang membatasi aktivitas perekonomian.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top