Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Karyawati menghitung uang rupiah dan dollar AS di salah satu bank di Jakarta, Kamis (10/9/2020). Bisnis - Arief Hermawan P
Premium

Perbankan Nasional Ramai-Ramai Respons Laporan FinCEN

22 September 2020 | 19:36 WIB
Sejumlah bank yang ada di Indonesia mulai angkat bicara dan merespons terkait kabar keterkaitan mereka dengan laporan Financial Crimes Enforcement Network (FinCEN Files).

Bisnis.com, JAKARTA – Sejumlah pelaku perbankan nasional ramai-ramai memberikan klarifikasi dan penjelasan mengenai isu keterkaitannya terhadap laporan Financial Crimes Enforcement Network (FinCEN Files).

Adapun, FinCEN Files mengungkapkan transaksi janggal sejumlah bank global besar yang diduga meloloskan praktik pencucian uang. Dokumen FinCEN Files didapatkan Konsorsium Jurnalis Investigasi Internasional (The International Consortium of Investigative Journalists/ICIJ) bersama dengan BuzzFeed News dan 108 mitra media lainnya di 88 negara.

Buzzfeed News adalah media pertama yang memperoleh FinCEN Files ini, yang kemudian dibagikan ke jaringan ICIJ. Selama lebih dari 16 bulan, ICIJ menganalisis data tersebut dan akhirnya merilis hasilnya pada Senin (21/9/2020).

ICIJ juga mengumpulkan berbagai dokumen tambahan, baik berkas pengadilan maupun wawancara dengan ratusan orang, untuk mendukung data yang ada di dalam FinCEN Files.

Hasilnya, ditemukan lebih dari 2.100 laporan aktivitas mencurigakan. Dari investigasi ini, terungkap bagaimana bank-bank besar diduga menyembunyikan uang panas yang berasal dari transaksi gelap seperti penipuan uang pensiunan, penambangan emas ilegal, penjualan narkotika, dan aktivitas kriminal lainnya.

Dokumen itu juga menunjukkan bagaimana bank-bank besar masih terus memindahkan sejumlah besar uang tunai yang dicurigai terkait transaksi ilegal. Padahal, otoritas Inggris dan AS sudah menjatuhkan sanksi terhadap institusi keuangan itu.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top