Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Nasabah berada di dekat logo bank BRI di Jakarta. Bisnis - Himawan L Nugraha
Premium

Mengukur Lompatan Modal & Aset BRI (BBRI) Setelah Mencaplok PNM-Pegadaian

09 Februari 2021 | 07:39 WIB
Pemerintah memastikan menambah modal BRI (BBRI) melalui skema rights issue dengan memasukkan ekuitas PNM dan Pegadaian ke dalam bank dengan aset terbesar di Tanah Air itu.

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah memastikan PT Bank Rakyat Indonesia (persero) Tbk. (BBRI) melakukan right issue guna memasukkan PT Pegadaian (persero) dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM ke dalam bank spesialis usaha mikro kecil dan menengah itu. Dengan demikian BRI menjadi induk usaha BUMN ultra mikro.

Setelah aksi korporasi dilakukan, maka kepemilikan BBRI di Pegadaian dan PNM akan meningkat menjadi 99,9 persen. Sedangkan pemerintah akan memiliki 1 lembar saham yakni saham seri A dwiwarna. Sedangkan saham yang dimiliki BRI atas dua perusahaan spesialis nasabah UKM ini merupakan seri B.

Saham seri A adalah saham yang mempunyai hak suara lebih besar daripada saham biasa. Saham seri A dalam BUMN biasanya mencakup wewenang  menyetujui hal-hal dalam RUPS, mengusulkan agenda RUPS, hak untuk meminta dan mengakses data dan dokumen Perusahaan dan untuk mengajukan pencalonan yang mengikat atas calon anggota Direksi serta calon anggota Dewan Komisaris. 

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan dengan skema ini maka penggabungan tidak akan berdampak negatif bagi bisnis ketiga perusahaan. Skema holding juga memastikan tidak adanya kanibalisme bisnis antar perusahaan negara ini di lapangan.

“Ketika kami sampaikan ke kementerian BUMN yang menyampaikan usulan holding, kami meyakinkan dengan memberikan beberapa rambu-rambu. Nanti akan dilakukan monitoring atau ikatan kontrak kinerja dengan manajemen yang baru, agar mereka betul-betul bisa merealisasi klaim yang disampaikan pada saat pembahasannya, yaitu ini adalah sinergi dari tiga bisnis model yang saling melengkapi, bukan saling kanibal atau saling me-merge,” ujar Sri Mulyani dalam rapat bersama Komisi VI DPR RI, Senin (8/2/2021).

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top