Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Bank Neo Commerce. - yudhabhakti.co.id
Premium

Babak Baru Safari Ant Financial Menuju Bank Neo Commerce (BBYB)

08 Maret 2021 | 20:21 WIB
PT Bank Neo Commerce Tbk. (BBYB) bakal segera menggelar rights issue. Akankah Ant Financial mempertahankan kehadirannya di bank tersebut?

Bisnis.com, JAKARTA — "Yang patah tumbuh, yang hilang berganti." Penggalan bait lagu dari band Banda Neira itu sepertinya cocok menggambarkan isi kepala bos-bos Ant Financial saat ini.

Konflik panas antara Jack Ma dan Beijing yang memicu kolapsnya rencana Initial Public Offering (IPO) Ant Financial pada tahun lalu seolah tak bikin entitas anak Alibaba tersebut berhenti bergerak. Alih-alih mandek, terganjalnya rencana ekspansi di China justru mendorong Ant Financial makin agresif mengejar segmen pasar di negara lain.

Di Indonesia, sinyal paling anyar tampak dari safari Ant Financial ke PT Bank Neo Commerce Tbk. (BBYB).

Kendati konflik di Beijing belum surut, Ant masih tampak agresif menyuntik dana ke perusahaan yang dulunya bernama Bank Yudha Bakti tersebut. Ini tercermin dari partisipasi mereka dalam Penawaran Umum Terbatas (PUT) IV dalam rangka Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HEMTD) alias rights issue BBYB yang prosesnya masih berlangsung sampai hari ini.

“Proses PUT IV saat ini masih berjalan lancar. Seperti yang sebelumnya telah kami publikasikan, para pemegang saham termasuk PT Akulaku Silvrr masih berkomitmen ambil bagian dalam penawaran terbatas ini,” tutur Direktur Utama Bank Neo Commerce Tjandra Gunawan dalam public expose insidentil, Senin (8/4/2021).

Mengacu ke dokumen prospektus yang dikirim BBYB ke pemegang sahamnya pada awal bulan lalu, Akulaku Silvrr telah menyatakan komitmennya untuk membeli 208.019.738 lembar saham baru BBYB, yang nilainya setara Rp20,8 miliar.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top