Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Nasabah mengambil uang di Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank Mandiri di Jakarta, Selasa (10/3/2020). - Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Lihat Foto
Premium

Strategi Digital Banking Bank Mandiri (BMRI) Demi Kerek Penyaluran Kredit

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. mempersiapkan strategi baru untuk mengerek penyaluran kredit sekaligus menghadapi persaingan digital banking. Apa itu dan bagaimana pengaruh ke sahamnya?
Herdanang Ahmad Fauzan
Herdanang Ahmad Fauzan - Bisnis.com
19 Agustus 2021 | 13:29 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Keniscayaan bagi perbankan untuk mengembangkan layanan digital akhirnya menarik hasrat PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) untuk mengeluarkan tenaga lebih. Bedanya, jika kebanyakan bank memilih menciptakan platform digital baru, maka BMRI tetap pada komitmennya untuk mengembangkan Livin’ by Mandiri.

Livin’, diperkenalkan sejak awal tahun ini sebagai pengganti layanan m-banking sebelumnya, cukup menyita perhatian dan kini telah digunakan oleh 7,1 juta nasabah aktif.

Manajemen mengklaim bahwa nilai transaksi melalui platform tersebut telah mencapai Rp388 triliun pada kuartal II/2021, atau 1,5 kali lipat jumlah transaksi menggunakan ATM yang berkisar Rp210 triliun. Secara jumlah transaksi, aktivitas yang dilakukan nasabah di Livin’ yakni 235 juta aktivitas, juga telah melampaui 206 juta aktivitas di mesin ATM.

Faktor itulah yang kemudian bikin BMRI yakin jika fitur platform ditambah, Livin’ bisa berkembang dari sekadar platform m-banking menjadi aplikasi super alias superapp. Untuk merealisasikan misi tersebut, manajemen telah menyiapkan anggaran belanja modal jumbo Rp2 triliun.

“Livin’ by Mandiri versi baru nantinya akan menjadi superapp yang menyediakan semua layanan perbankan dalam satu platform, tanpa harus berpindah antaraplikasi atau platform saat melakukan transaksi atau aktivitas perbankan lainnya,” kata Direktur Teknologi dan Informasi BMRI Timothy Utama dalam keterangan tertulis yang diterima Bisnis, Selasa (17/8/2021).

Sebagai informasi, pada awal tahun ini, manajemen sempat membeberkan bahwa alokasi belanja modal perseroan berada di kisaran Rp2 triliun lebih. Dengan pengumuman terbaru tersebut, artinya bisa dipastikan bahwa nyaris seluruh belanja modal perusahaan tahun ini diarahkan untuk pengembangan Livin’.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana
back to top To top