Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Konsumen melakukan transaksi pembayaran menggunakan aplikasi uang elektronik  di usaha kuliner dan kopi Warung Pinus, Sagalaherang, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Jumat (4/12/2020). - ANTARA FOTO/Novrian Arbi
Lihat Foto
Premium

Mitra Astra ASII Caplok Bank Jasa Jakarta, Bangun Bank Digital

Perusahaan fintech asal Hong Kong yakni WeLab baru saja mengumumkan akuisisinya kepada PT Bank Jasa Jakarta (BJJ). Ke depannya BJJ akan dibawa oleh WeLab untuk menjadi bank digital.
Yustinus Andri DP
Yustinus Andri DP - Bisnis.com
07 Desember 2021 | 08:10 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Ramainya tren bank digital di Indonesia rupanya membuat salah satu raksasa fintech asal Hong Kong, kepincut untuk ikut serta. Adapun, fintech tersebut adalah WeLab yang baru saja mengumumkan akuisisinya terhadap PT Bank Jasa Jakarta (BJJ).

Di Indonesia sendiri, WeLab juga telah hadir  sejak 2018. Kala itu WeLab berkongsi dengan anak usaha PT Astra International Tbk. (ASII) yakni PT Sedaya Multi Investama, untuk mengembangkan bisnis fintech di Indonesia. Fintech tersebut adalah PT Astra WeLab Digital Arta yang memiliki aplikasi pinjaman online bernama Maucash.

Adapun, seperti dilansir dari keterangan resminya Selasa (7/12/2021), dari aksi korporasi WeLab kepada BJJ, perusahaan yang dimiliki oleh miliarder Hong Kong Li Ka-Shing itu, berencana meluncurkan bisnis bank digital keduanya di Asia. Adapun, bank digital pertama milik WeLab berada di Hong Kong yakni WeLab Bank.

Aksi korporasi ini disebut menelan dana US$240 juta yang dihimpun dari investor baru maupun lama WeLab. Dana tersebut akan digunakan untuk mengakuisisi saham pengendali dari pemegang saham lama sekaligus sebagai modal untuk investasi teknologi.

WeLab dalam hal ini menilai Indonesia memiliki peluang pasar yang menjanjian untuk menyediakan solusi perbankan digital. Apalagi, menurut riset WeLab, penetrasi layanan perbankan di Indonesia masih tergolong rendah di mana 77 persen populasinya belum memiliki rekening bank.

“Kami melanjutkan perjalanan yang kami mulai pada tahun 2018 untuk membangun salah satu platform perbankan digital pan-Asia pertama. Bank digital pertama kami ada di Hong Kong dan sekarang di Indonesia. WeLab menggabungkan perbankan digital canggihnya teknologi dengan jaringan BJJ untuk semakin mengembangkan bisnis bank menuju masa depan digital yang cerah,” ujar Simon Loong, pendiri dan CEO WeLab.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

To top