Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Karyawan membersihkan logo Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) di Jakarta, Jumat (10/7/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Lihat Foto
Premium

Lampu Kuning dari LPS untuk Perbankan

Lembaga Penjamin Simpanan melaporkan jumlah kredit yang dikucurkan perbankan dikalahkan oleh besaran simpanan yang dimasukkan masyarakat ke perbankan para Februari 2022 lalu.
Dionisio Damara & Ni Luh Angela
Dionisio Damara & Ni Luh Angela - Bisnis.com
13 April 2022 | 09:04 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Perbankan menjadi indikator utama 'suhu' perekonomian nasional seiring perannya sebagai intermediasi. Atas kondisi itu Lembaga Penjamin Simpanan memperingatkan kondisi terkini kepada pelaku ekonomi. 

Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan kondisi perbankan Tanah Air terus tumbuh yang ditandai dengan naiknya dana pihak ketiga. Meski demikian dia memberi sejumlah catatan yang harus diwaspadai industri mulai dari lebih kecilnya kredit dikucurkan dibanding pertumbuhan tabungan, ancaman inflasi hingga 

bahwa inflasi nasional diperkirakan akan mengalami kenaikan seiring dengan meningkatnya beberapa harga komoditas. 

“Beberapa penyebab utama yang dapat mendorong kenaikan inflasi di antaranya kenaikan PPN [Pajak Pertambahan Nilai], kenaikan harga BBM, kenaikan harga minyak goreng di atas harga eceran tertinggi, serta efek musiman Ramadan dan Idulfitri,” ujarnya di Jakarta, Selasa (12/4/2022).

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

back to top To top