Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Suasana instalasi panel surya dari ketinggian di Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis (27/8/2020). Penggunaan pembangkit listrik tenaga surya ini sebagai upaya mendukung penggunaan energi yang ramah lingkungan, efektif dan efisien. Bisnis - Himawan L Nugraha
Lihat Foto
Premium

Transisi Ekonomi Hijau dan Pendanaan Iklim Indonesia, Bagaimana Prospeknya?

Indonesia juga berpotensi meningkatkan pendanaan iklim seiring fokus pemerintah dalam menekan emisi karbon.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com
30 September 2022 | 05:07 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Transisi menuju ekonomi hijau dinilai menjadi kunci pertumbuhan jangka panjang bagi Indonesia. Seiring keyakinan itu, Indonesia juga berpotensi meningkatkan pendanaan iklim seiring fokus pemerintah dalam menekan emisi karbon.

Data Asian Development Bank menunjukkan bahwa permintaan energi di Asia akan melonjak dua kali lipat pada tahun 2030. Saat ini, Indonesia masih sangat bergantung pada pembangkit listrik tenaga batu bara (PLTU) yang meliputi 67 persen dari bauran pembangkit energi nasional.

Akan tetapi, tren tersebut kemungkinan akan melambat karena pemerintah Indonesia secara resmi telah melarang pengembangan PLTU baru dan memprioritaskan pembangunan pembangkit listrik, yang memanfaatkan sumber energi terbarukan.

Penyediaan energi hijau berperan penting karena memiliki korelasi yang sangat positif dengan pertumbuhan. Kebijakan itu juga akan mengukuhkan komitmen Indonesia untuk mengurangi emisi sebesar 29 persen pada 2030 dan mencapai emisi nol bersih pada 2060.

Ekonom UOB Enrico Tanuwidjaja mengatakan perubahan iklim menjadi masalah paling mendesak yang tengah dihadapi dunia, termasuk Indonesia. Pada saat bersamaan, tantangan permintaan energi, kelangkan pangan, dan masalah kesehatan juga melanda secara global.

Saat ini, kata Enrico, negara-negara maju dan berkembang terus bekerja sama dalam mengadopsi kebijakan rendah karbon dan ketahanan iklim. Menurutnya, Indonesia harus terus mendukung keberlanjutan dan juga mengelola belanja dan investasinya untuk memastikan pemulihan.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top