Bunga KPR diprediksi stagnan

JAKARTA: Wakil Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara(BTN) Tbk Evi Firmansyah memprediksi bunga kredit pemilikan rumah tidak akan turun pada tahun depan.Evi Firmansyah mengatakan bunga KPR pada 2011 diperkirakan akan tetap karena pemerintah masih menargetkan
News Editor | 14 Desember 2010 10:07 WIB

JAKARTA: Wakil Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara(BTN) Tbk Evi Firmansyah memprediksi bunga kredit pemilikan rumah tidak akan turun pada tahun depan.Evi Firmansyah mengatakan bunga KPR pada 2011 diperkirakan akan tetap karena pemerintah masih menargetkan inflasi yang cukup tinggi, yakni 6%.

Inflasi 6% persen mendekati dengan BI Rate 6,5%. Jadi kalau menurut saya possibility (suku bunga turun) itu kecil, katanya , hari ini.

Saat ini, bunga KPR BTN yang disokong oleh Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) berada pada level di bawah 10%.

Evi menjanjikan BTN tidak akan reaktif untuk menaikkan bunga dengan mengikuti bank lain. Dia menambahkan saat ini penyerapan kredit FLPP masih terbentur masalah persyaratan nomor pokok wajib pajak (NPWP) dan surat pemberitahuan tahunan (SPT) pajak dari para debitur.

Sebenarnya peminatnya banyak, tapi terbentur masalah administrasi karena selama ini tidak ada masalah itu, kata Evi.

Namun, sambungnya, penyerapan FLPP yang diluncurkan sejak oktober 2010, akan makin baik karena sosialisasi kebijakan terus dilakukan ke masyarakat. Bulan ini saya kira lebih baik dari Oktober. Tapi saya tidak tahu data terakhir, kata dia.

Dia mematok target pada tahun depan BTN menyalurkan kredit FLPP ke masyarakat bisa mencapai Rp4 triliun. Sekarang yang jadi masalah tinggal suplai rumahnya. Ada gak rumahnya, kata dia. (mmh)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Intan Permatasari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top