Dana masyarakat di perbankan naik 17,26%

JAKARTA: Perolehan dana pihak ketiga (DPK) oleh perbankan naik mencapai Rp19,61 triliun dalam sepekan. Oleh karenanya dengan perkembangan tersebut, secara year to date DPK meningkat 12,62% atau sebesar Rp248,76 triliun sedangkan secara tahunan tumbuh
News Editor | 14 Desember 2010 11:53 WIB

JAKARTA: Perolehan dana pihak ketiga (DPK) oleh perbankan naik mencapai Rp19,61 triliun dalam sepekan. Oleh karenanya dengan perkembangan tersebut, secara year to date DPK meningkat 12,62% atau sebesar Rp248,76 triliun sedangkan secara tahunan tumbuh 17,26% atau setara dengan Rp323,38 triliun.

Kepala Biro Humas BI, Difi A. Johansyah mengatakan pada pekan kedua Desember, kenaikan tersebut ditopang oleh DPK rupiah sebesar Rp9,23 triliun dan valas mencapai Rp10,38 triliun. "DPK sebagai sumber utama dana perbankan juga menunjukkan tren peningkatan yang cukup tinggi menjelang akhir tahun," katanya dalam pesan eletronik yang diterima Bisnis, hari ini. Kendati demikian, DPK rupiah kelompok bank Persero tercatat mengalami penurunan sebesar Rp3,17 triliun. Peningkatan DPK rupiah tertinggi terjadi pada kelompok bank Swasta sebesar Rp7,21 triliun.Sementara itu, lanjut Difi, penurunan DPK valas terjadi pada kelompok BPD sebesar Rp0,01 triliun. Sedangkan kenaikan DPK tertinggi terjadi pada kelompok bank Persero Rp6,81 triliun."Kenaikan DPK pada bank Persero ditopang pertumbuhan signifikan pada satu bank BUMN sebesar Rp7,22 triliun. Dalam denominasi valas DPK naik sekitar US$1,2 miliar dimana US$0,77 miliar merupakan peningkatan pada kelompok Bank Persero," katanya. Jika dilihat per komponen, lanjutnya, peningkatan DPK selama sepekan bersumber pada kenaikan giro sebesar Rp22,41 triliun dan deposito senilai Rp0,53 triliun sementara dari sisi tabungan turun Rp3,33 triliun."Dengan perkembangan kredit dan juga simpanan pada pekan kedua Desember, maka loan to depoasite ratio [LDR] perbankan turun dari 77,01% menjadi 76,65%, " jelasnya.(bsi)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Puput Jumantirawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top