KARTU CO-BRANDING: Garuda & BNI bidik target Rp1 triliun

JAKARTA: Maskapai Garuda Indonesia dan Bank Negara Indonesia bekerja sama menerbitkan kartu kredit co-branding, dan menargetkan 200.000 pelanggan dengan transaksi senilai Rp1 triliun pada tahun ini.Penerbitan kartu kredit co-branding Garuda Indonesia-BNI
Arif Gunawan Sulistyono
Arif Gunawan Sulistyono - Bisnis.com 16 April 2012  |  17:14 WIB

JAKARTA: Maskapai Garuda Indonesia dan Bank Negara Indonesia bekerja sama menerbitkan kartu kredit co-branding, dan menargetkan 200.000 pelanggan dengan transaksi senilai Rp1 triliun pada tahun ini.Penerbitan kartu kredit co-branding Garuda Indonesia-BNI ditandai dengan penandatanganan naskah kerjasama antara Direktur Konsumer dan Ritel BNI Darmadi Sutanto dan Direktur Niaga Garuda Indonesia Agus Priyanto yang disaksikan Direktur Utama BNI Gatot M. Suwondo dan Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar, di kantor BNI, Jakarta, Senin, 16 April 2012.Emirsyah mengatakan kerjasama Garuda-BNI ini merupakan salah satu wujud komitmen Garuda Frequent Flyer (GFF). "Perkembangan armada dan jaringan yang terus dilakukan Garuda senantiasa diiringi oleh peningkatan layanan kepada seluruh pelanggan."Direktur Nigara Garuda Agus Priyanto mengatakan pihaknya menargetkan meraup 200.000 pelanggan pengguna kartu co-branding dengan BNI senilai Rp1 triliun pada tahun ini."Untuk 2-3 tahun ke depan, kami targetkan Rp4 triliun-Rp5 triliun dari kartu kredit co-branding Garuda-BNI, sedangkan untuk 6 tahun kedepan, ditarget meraup Rp10 triliun," tuturnya.Direktur Utama BNI Gatot M Suwondo mengatakan kerjasama dengan Garuda ini merupakan kelanjutan dari kerjasama sebelumnya.Dia menjelaskan beragam fitur, keuntungan dan tambahan manfaat servis yang ditawarkan produk ini. Para pemegang kartu akan mendapat fasilitas terbang gratis lebih cepat dibandingkan pemegang kartu kredit lainnya.Bagi BNI, lanjut Gatot, penerbitan co-branding Garuda-BNI credit card ini merupakan salah satu strategi konsumer dan ritel dalam penetrasi pasar untuk segmen nasabah traveller yang sejalan dengan misi BNI untuk menjadi lifetime banking partner bagi nasabahnya."Ada dua jenis kartu kredit co branding Garuda-BNI yang ditawarkan, yakni Garuda-BNI Platinum Credit Card dan Garuda-BNI Signature Credit Card. Target perolehan penerbitan kartu ini sebanyak 200.000 kartu dalam 3 tahun," tambah Gatot.Buka rute Selandia BaruPada kesempatan yang terpisah, Dirut Garuda Indonesia Emirsyah Satar menandatangani nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dengan Chairman Auckland International Airport, Joan Withers, disaksikan Perdana Menteri Selandia Baru John Key dan Menteri Perdagangan RI Gita Wiryawan untuk membuka rute penerbangan ke Bandara Auckland, Selandia Baru."Pembukaan rute baru ini merupakan salah satu langkah untuk perluasan jaringan dari Selandia Baru menuju kota-kota di Asia dan Eropa melalui Jakarta dan Bali. Selama ini, penerbangan ke Selandia Baru selalu melewati Singapura sebagai bandara transit," tutur Emirsyah.Dia menambahkan Garuda menargetkan awal 2013 sudah bisa melayani penerbangan yang ditentukan menuju Auckland direncanakan akan berangkat dari Jakarta dengan frekuensi satu kali sehari dengan menggunakan Airbus A330."Kalau kita lewat New Zealand kan juga bisa connect ke Amerika Latin karena ini salah satu jalur bagus juga,” tambah Emirsyah.General Manager Aeronautical Commercial Auckland Airport Glenn Wedlock mengungkapkan penandatanganan MoU ini sebagai bentuk pengembangan investasi dan satu langkah besar untuk pengembangan pariwisata Indonesia dan Selandia Baru.Menurutnya, MoU ini juga sebagai salah satu dukungan untuk FTA yang ditandatangani Indonesia dan Selandia Baru pada akhir tahun lalu. Perjanjian ini, kata Glenn, akan membuka peluang pemasaran untuk produk Selandia Baru seperti daging dan makanan laut.(faa) 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Dara Aziliya

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top