MILLENIUM CHALLENGE CORPORATION: BRI Ditunjuk Kelola Dana Hibah US$600 Juta Dari AS

JAKARTA:  PT Bank Rakyat Indonesia Tbk terpilih sebagai pengelola dana amanat program hibah sebesar US$600 juta dari Pemerintah Amerika Serikat melalui Millenium Challenge Corporation.Pemberian dana hibah selama 5 tahun tersebut merupakan program
Edwina | 17 Desember 2012 21:52 WIB

JAKARTA:  PT Bank Rakyat Indonesia Tbk terpilih sebagai pengelola dana amanat program hibah sebesar US$600 juta dari Pemerintah Amerika Serikat melalui Millenium Challenge Corporation.Pemberian dana hibah selama 5 tahun tersebut merupakan program Compact yang telah disepakati oleh pemerintah Indonesia dan AS yang bertujuan mengurangi tingkat kemiskinan dengan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.Bank yang dipimpin Sofyan Basir ini akan bertugas sebagai lembaga PDA yang mengelola dana sesuai peruntukan yang ditetapkan oleh lembaga Millenium Challenge Account Indonesia (MCA-I), yakni lembaga wali amanat yang dibentuk oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional.Direktur Keuangan BRI Achmad Baiquni menyatakan dana hibah yang akan disalurkan perseroan serupa dengan dana Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) sehingga BRI tidak akan mendapatkan pendapatan berbasis komisi (fee based income)."Kami tidak memungut biaya sama sekali. Keberadaan jaringan kami justru membantu kelancaran penyaluran dana hibah di daerah-daerah. Jika perekonomian di suatu daerah meningkat, prospeknya bisa jadi nasabah kami juga," kata Baiquni, Senin (17/12/2012).Wismana Adi Subrata, Sekretaris Majelis Wali Amanat MCA-I, mengungkapkan BRI terpilih sebagai PDA karena beberapa pertimbangan, a.l. berpengalaman menyalurkan kredit program pemerintah (KUR, KUT, KUPS), memiliki fasilitas penanganan pembayaran pajak online dan real time, jaringan operasional mencapai 9.300 unit, dan teknologi informasi yang memadai.Dia menambahkan dana hibah yang dikelola BRI tersebut akan disalurkan untuk program kemakmuran hijau, peningkatan nutrisi, dan modernisasi pengadaan barang dan jasa. (bas)

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Aang Ananda Suherman

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup