Masih Pentingkah Peran Agen Asuransi?

Kepala Departemen Hubungan Antar Lembaga Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Nelly Husnayati mengatakan agen asuransi masih memiliki potensi peran penting bagi perkembangan bisnis asuransi.
Asteria Desi Kartika Sari | 24 Mei 2017 15:25 WIB
Ilustrasi kegiatan agen asuransi - Antara/Andika Wahyu

Bisnis.com, JAKARTA - Kepala Departemen Hubungan Antar Lembaga Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Nelly Husnayati mengatakan agen asuransi masih memiliki potensi peran penting bagi perkembangan bisnis asuransi.

Dia mengatakan bisnis asuransi masih akan terus bertumbuh. Hal tersebut dibuktikan dengan pertumbuhan premi yang ditelah dihimpun oleh industri asuransi.

"Premi yang terkumpul hingga 2016 sebesar Rp167 triliun, atau meningkat sekitar 30% dibandingkan dengan tahun 2015 sebesar Rp128,6 triliun," katanya dalam Seminar Agen Asuransi dengan tema Melangkah Bersama Menuju Agen Asuransi yang Lebih Profesional, yang diselenggarakan oleh Bisnis Indonesia dan Perkumpulan Agen Asuransi Indonesia (PAAI) Rabu (24/5/2015).

Apalagi, katanya, penetrasi asuransi di Indonesia masih sangat kecil, masih di bawah 3%. Oleh karena itu peran agen asuransi masih penting untuk memberikan edukasi secara intensif kepada nasabah.Pasalnya peran agen asuransi tidak hanya sebagai penjual produk asuransi, namun sebagai edukasi.

"Jadi menjadi agen asuransi adalah profesi yang sangat mulia, karena membantu masyarakat untuk mendapatkan proteksi," katanya.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh AAJI, agen asuransi yang berlisensi terus meningkat dari tiga tahun terakhir ini, tahun 2014 sebanyak 414,9 orang, 2015 512,6 orang, dan pada akhir 2016 543,1 orang.

Harapannya jumlah tersebut akan terus meningkat untuk menumbuhkan penetrasi asuransi, dan bahkan membantu menumbuhkan perolehan premi perusahaan.

 

Tag : asuransi
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top