Premi Asuransi Umum India Tumbuh 32%

Menurut data Otoritas Pengaturan dan Pengembangan Asuransi India, premi penutupan langsung yang dibukukan industri asuransi umum India pada Agustus 2017 meningkat 32%, yaitu mencapai Rs12,000 crore.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 15 September 2017  |  20:26 WIB
Premi Asuransi Umum India Tumbuh 32%
Ilustrasi - Forbes

Bisnis.com, INDIA — Menurut data Otoritas Pengaturan dan Pengembangan Asuransi India, premi penutupan langsung yang dibukukan industri asuransi umum India pada Agustus 2017 meningkat 32%, yaitu mencapai Rs12,000 crore.

Menurut data tersebut yang total premi yang dicatatkan oleh perusahaan asuransi umum antara bulan April dan Agustus, setelah dikurangi komisi reasuransi dan ceding, mencapai Rs55,000 crore atau meningkat 21%.

“Hampir semua perusahaan asuransi melihat pertumbuhan dua digit selama lima bulan terakhir, meningkatkan keseluruhan bisnis asuransi tahunan lebih dari 20%,” ujar Sekretaris Jenderal Dewan Asuransi Umum, R Chandrasekaran, dilansir dari Bloomberg, Jumat (15/9/2017).

Dia mengatakan jika tren kenaikan terus berlanjut, industri asuransi umum diprediksi akan melampaui ekspektasi pasar dengan menyentuh lebih dari Rs1,50,000 crore pada akhir Maret 2018.

Di antara perusahaan asuransi umum di India, New India Assurance Co. Ltd. mencatat pertumbuhan tertinggi dengan premi yang dibukukan mencapai Rs 1,366 crore, naik 19% dari tahun ke tahun. Sedangkan, di antara perusahaan asuransi umum swasta, ICICI Lombard General Insurance Co. Ltd. dan Bajaj Allianz General Insurance memimpin dengan premi Rs945 crore dan Rs840 crore.

Sementara itu, Agriculture Insurance Company of India Ltd. (AIC), di antara perusahaan asuransi khusus, pendapatan preminya naik menjadi Rs1,708 crore atau tumbuh hampir 180% dari kuartal yang sama tahun lalu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
asuransi

Sumber : Bloomberg, Insurance Asia News

Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup