Indeks Syariah Melemah 0,3% di Jeda Siang

Indeks syariah dibuka dengan pelemahan 0,09% atau 0,63 poin di level 732,47 dan terus melemah hingga 0,30% atau 2,21 poin ke level 730,89 di jeda siang.
Aprianto Cahyo Nugroho | 24 November 2017 12:06 WIB
Ilustrasi - Bisnis/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), melemah pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Jumat (24/11/2017).

Indeks syariah dibuka dengan pelemahan 0,09% atau 0,63 poin di level 732,47 dan terus melemah hingga 0,30% atau 2,21 poin ke level 730,89 di jeda siang.

Adapun pada perdagangan Kamis (23/11), JII berakhir menguat 0,19% atau 1,42 poin di level 733,10. Sepanjang perdagangan hingga akhir sesi I, indeks syariah bergerak di kisaran 729,63-734,08.

Dari 30 saham yang diperdagangkan, sebanyak 6 saham menguat, 18 saham melemah, dan  6 saham stagnan.

Pelemahan saham PT United Tractors Tbk. (UNTR) dan PT Astra International Tbk. (ASII) masing-masing sebesar 1,62% dan 0,29% turut menekan JII siang ini.

Sejalan dengan JII, indeks harga saham gabungan (IHSG) melemah 0,28% atau 16,85 poin ke level 6.046,39 di akhir sesi I. Pagi tadi IHSG dibuka dengan kenaikan hanya 0,02% atau 1,43 poin di level 6.064,67, setelah pada Kamis (23/11) berakhir turun 0,11% atau 6,54 poin di level 6.063,24.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak di kisaran 6.035,25 - 6.067,61.

Sebanyak 123 saham menguat, 157 saham melemah, dan 282 saham stagnan dari 562 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Delapan dari sembilan indeks sektoral IHSG bergerak negatif dengan tekanan utama sektor industri dasar (-1,00%) dan pertanian (-0,59%). Adapun sektor perdagangan menjadi satu-satunya yang bergerak di zona hijau dengan kenaikan tipis 0,02%.

Saham-saham indeks syariah yang menguat siang ini:

UNTR

-1,62%

ASII

-0,29%

LPPF

-2,80%

INDF

-1,28%

Saham-saham indeks syariah yang melemah siang ini:

TLKM

+0,24%

LPKR

+3,25%

UNVR

+0,10%

PWON

+0,79%

Sumber: Bloomberg

Tag : indeks syariah
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top