Menteri Rini Sebut 5 Kunci Sukses Pimpin BUMN

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menegaskan pentingnya kepemimpinan dalam BUMN dan kontribusinya bagi kemajuan bangsa dan negara.
Annisa Margrit | 04 Juli 2018 15:01 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno dalam Executive Center for Global Leadership (ECGL) yang bertema Redefining Leadership Making a Difference di Fairmont Hotel, Jakarta, Rabu (4/7). - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menegaskan pentingnya kepemimpinan dalam BUMN dan kontribusinya bagi kemajuan bangsa dan negara.

Hal ini diungkapkannya dalam acara Executive Center for Global Leadership (ECGL) yang bertema “Redefining Leadership Making a Difference” di Fairmont Hotel, Jakarta, Rabu (4/7/2018).

Rini mengatakan ada lima kompetensi utama yang harus dimiliki pemimpin di BUMN, yakni dapat membangun hubungan yang strategis bagi pemangku kepentingan, tajam dalan melihat peluang bisnis, harus bisa menjadi agen perubahan di BUMN yang dipimpin, dapat mengambil keputusan yang selaras dengan tujuan strategis organisasi, dan berani melakukan investasi di jangka panjang untuk kelangsungan perusahaan.

Kemitraan strategis dengan para pemangku kepetingan dilakukan untuk mencapai dan meningkatkan hasil yang optimal serta nilai tambah. Dalam hal ketajaman bisnis, pemimpin BUMN harus memiliki kemampuan dalam memanfaatkan peluang untuk mendapatkan keuntungan dan mengembangkan kegiatan bisnis perusahaan.

Sementara itu, sebagai agen perubahan, pemimpin BUMN harus bisa membawa perubahan signifikan pada pertumbuhan organisasi yang berkelanjutan.

Pemimpin juga merupakan pengambil keputusan dalam sebuah organisasi perusahaan, sehingga keputusan yang diambil harus berdasarkan evaluasi dan pertimbangan berbagai aspek serta pemantauan pelaksanaan yang selaras dengan tujuan strategis organisasi.

Seorang pemimpin di BUMN juga harus dapat melakukan investasi jangka panjang agar bisnis BUMN yang dipimpinnya bisa berkelanjutan.

“Ini yang selalu saya tekankan kepada seluruh pemimpin di BUMN. Dalam pelaksanaannya, BUMN tidak hanya mencetak laba atau keuntungan tetapi juga memiliki tanggung jawab baik di dalam maupun di luar perusahaan untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat,” paparnya dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis, Rabu (4/7).

Rini menambahkan ada sejumlah tantangan yang dihadapi Indonesia untuk menjadi negara maju. Salah satunya adalah peningkatan produktivitas dan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Untuk itu, BUMN mengaku turut berperan melalui berbagai program seperti Program Magang Mahasiswa Bersertifikat dan program-program vokasi untuk mahasiswa di seluruh Indonesia.

“Saya bangga direksi-direksi BUMN sekarang sudah bisa saling sinergi atau tidak sendiri-sendiri. Ini sebuah transformasi yang terus menerus kita lakukan dan terus saya dorong,” tegasnya.

Dalam acara ini, hadir pula jajaran Deputi Kementerian BUMN, pimpinan dari perusahaan-perusahaan BUMN dan swasta, duta besar dari negara-negara sahabat dan ketua lembaga-lembaga tinggi negara.

Tag : bumn
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top