Kuartal III/2018, Penerbitan MTN BUMN Tembus Rp3,52 Triliun

Penerbitan surat utang jangka menengah oleh perseroan pelat merah menembus Rp3,52 triliun pada kuartal III/2018.
M. Nurhadi Pratomo | 01 Oktober 2018 14:24 WIB
Siluet pengunjung mengamati layar informasi IHSG, di gedung Bursa Efek Indonesia Jakarta, Senin (17/9/2018). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA—Penerbitan surat utang jangka menengah oleh perseroan pelat merah menembus Rp3,52 triliun pada kuartal III/2018.

Berdasarkan data yang dihimpun Bisnis.com melalui laman PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Senin (1/10/2018), total 18 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menerbitkan medium term notes (MTN) pada Juli 2018—September 2018. Total jumlah pokok surat utang tercatat senilai Rp3,52 triliun.

Surat utang jangka menengah dengan jumlah pokok terbesar ditempat oleh MTN Subordinasi I Bank Mandiri Tahun 2018 senilai Rp500 miliar. Kupon yang dibanderol untuk emisi tersebut sebesar 8,50%.

Posisi kedua ditempati oleh MTN PT Permodalan Nasional Madani (Persero) XVIII Tahun 2018 Seri A dengan jumlah pokok Rp390 miliar. Surat utang tersebut memiliki kupon tetap 9,25%.

Adapun, posisi jumlah pokok tertinggi ketiga ditempati oleh MTN Berkelanjutan II Waskita Toll Road Tahap I Tahun 2018 Seri A. Emisi itu memiliki jumlah pokok Rp338,8 miliar dengan kupon 9,35%.

Pada rentang periode tersebut, kupon terendah ditempati oleh MTN I Telkom Tahun 2018 Seri A sebesar 7,25%. Perseroan telekomunikasi milik negara itu mengemisi surat utang jangka menengah dengan jumlah pokok Rp262 miliar.

Sementara itu, kupon tertinggi berada di level 9,50%. Surat utang yang dibanderol dengan bunga tetap tersebut yakni MTN XIII PP Properti Tbk Rp80 miliar, MTN Hakaaston Tahun 2018 Seri B Rp200 miliar, dan MTN Hakaaston Tahun 2018 Seri A Rp200 miliar.

Tag : bumn, surat utang
Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top