Resolusi Tahun Baru, Persiapkan Hari Tua dan Dana Pensiun

Biasanya orang membuat resolusi tahun baru seperti ingin melanjutkan sekolah, menikah, mencari pekerjaan baru, membuka bisnis atau ingin bepergian ke negara lain, dan masih banyak lagi. Dari sekian resolusi yang dibuat, apakah menyiapkan masa pensiun masuk dalam daftar resolusi Anda?
Reni Lestari | 29 Desember 2018 07:46 WIB
Dana pensiun - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA -- Tahun baru tinggal menghitung hari.  Rencana apa yang sudah Anda siapkan untuk masuk ke 2019?

Biasanya orang membuat resolusi tahun baru seperti ingin melanjutkan sekolah, menikah, mencari pekerjaan baru, membuka bisnis atau ingin bepergian ke negara lain, dan masih banyak lagi.

Dari sekian resolusi yang dibuat, apakah menyiapkan masa pensiun masuk dalam daftar resolusi Anda? Jika ya, berarti Anda peduli untuk menyiapkan diri menyambut ujung siklus kehidupan manusia. 

Namun, jika belum terpikirkan menyiapkan masa pensiun, inilah saat yang tepat mempersiapkannya sebagai calon lansia masa depan yang berkualitas. 

Berdasarkan data persentase penduduk lansia menurut kelompok umur yang dikeluarkan oleh Badan Pengelola Statistik (BPS) pada 2017, terdapat 8,97% atau 23,4 juta lansia di Indonesia. 

Masih menurut BPS, sinyal penuaan penduduk Indonesia sudah terdeksi sejak 2000, di mana hasil sensus penduduk menunjukkan persentase lansia Indonesia sudah melebihi 7%. Disebutkan pula, angka kesakitan lansia pada 2017 sebesar 26,72% atau dari 100 lansia terdapat sekitar 27 lansia yang sakit.

Dari data tersebut, penduduk usia produktif yang merupakan calon lansia sudah seharusnya memikirkan bagaimana menyiapkan diri selagi masih belum pensiun. Sebab, jika tidak dipersiapkan akan berimplikasi pada beban penduduk usia produktif di masa mendatang yang harus menanggung kebutuhan hidup dirinya dan keluarganya.

Regional Head of Agency Development PT Asuransi Jiwa Sequis Life Fourrita Indah mengatakan lansia merupakan puncak dari siklus hidup manusia dan setiap fasenya akan saling berkaitan. Dia menerangkan lansia saat ini ditentukan oleh persiapan lansia di masa lalu. 

“Mengingat saat pensiun, kita tidak lagi memiliki penghasilan dan untuk mempersiapkan dana hari tua akan membutuhkan waktu panjang, yaitu sekitar 15-20 tahun sejak usia produktif awal (saat mulai bekerja dan mendapatkan penghasilan tetap)," paparnya dalam keterangan resmi,  Sabtu (29/12/2018).  

Fourrita melanjutkan lebih cepat persiapan tersebut dimulai, tentunya akan lebih mudah dilakukan dan  lebih besar dana yang bisa disisihkan sehingga hasilnya pun bisa lebih banyak.  

"Belum lagi, inflasi selalu naik setiap tahunnya sehingga perlu kedisiplinan untuk mengatur keuangan dan menyisihkan dana pensiun," ujarnya.  

Tag : dana pensiun
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top