Kinerja Q1/2019: Kresna Insurance Bukukan Laba Rp27,7 Miliar

Bisnis.com, JAKARTA – PT Asuransi Kresna Mitra Tbk. atau Kresna Insurance membukukan laba Rp27,7 miliar pada Q1/2019, menurun 42,03% secara tahunan. Penurunan hasil investasi dinilai menjadi faktor menurunnya laba korporasi.
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 15 Mei 2019  |  09:02 WIB
Kinerja Q1/2019: Kresna Insurance Bukukan Laba Rp27,7 Miliar
Direktur Utama PT Asuransi Kresna Mitra Tbk Pepep Arinata (tengah) berbincang dengan Komisaris Independen Muhamad Idrus (dari kiri), dan Komisaris Utama Magit Les Denny Tewu, Direktur Jemmy Atmadja, dan Direktur Abitani Barkah Taim, sebelum RUPST, di Jakarta, Selasa (14/5/2019). - Bisnis/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA – PT Asuransi Kresna Mitra Tbk. atau Kresna Insurance membukukan laba Rp27,7 miliar pada Q1/2019, menurun 42,03% secara tahunan. Penurunan hasil investasi dinilai menjadi faktor menurunnya laba korporasi.

Berdasarkan laporan keuangan Q1 Kresna Insurance, laba bersih korporasi pada Q1/2019 tercatat menurun dibandingkan dengan Q1/2018 senilai Rp47,8 miliar. Laba komprehensif perusahaan pada Q1/2019 senilai Rp28,5 miliar pun menurun 39,4% dibandingkan dengan Q1/2018 senilai Rp47,1 miliar.

Meskipun begitu, korporasi membukukan premi Rp304,8 miliar pada Q1/2019 yang melesat 372,6% dibandingkan dengan premi Q1/2018 senilai Rp64,4 miliar. Klaim yang dibayarkan pada Q1/2019 mencapai Rp32 miliar atau meningkat 44,07% dibandingkan dengan Q1/2018 senilai Rp22,2 miliar.

Korporasi membukukan hasil underwriting Rp22,3 miliar pada Q1/2019, jumlah tersebut meningkat 111,4% dibandingkan dengan Q1/2018 senilai Rp10,5 miliar. Lalu, beban usaha yang dibukukan korporasi pada Q1/2019 mencapai Rp16,5 miliar atau menurun 5,3% dibanidngkan dengan Q1/2018 senilai Rp17,4 miliar.

Presiden Direktur Kresna Insurance Pepe Arinata menjelaskan, penurunan laba disebabkan oleh menurunnya hasil investasi korporasi. Pada Q1/2019, Kresna Insurance membukukan hasil investasi Rp22,4 miliar atau menurun 58,2% dibandingkan dengan Q1/2018 senilai Rp53,8 miliar.

"Memang betul hasil underwriting kami pada Q1/2019 ini lebih dari 100%, tapi memang kami akui hasil investasi pada Q1/2019 kurang bagus. Tapi itu [hasil investasi] kan bukan menjadi kewajiban kami, kewajiban kami adalah bagaimana premi tumbuh dan laba usaha tumbuh," ujar Pepe dalam acara paparan publik Kresna Insurance, Selasa (14/5/2019).

Hasil investasi tercatat negatif meskipun terdapat kenaikan nilai investasi sebesar 6,5% secara year to date. Pada Q1/2019 nilai investasi tercatat senilai Rp630,7 miliar atau meningkat dari Rp592,2 miliar pada akhir 2018.

Aset perusahaan pada Q1/2019 mencapai Rp1,2 triliun atau meningkat 23,8% secara year to date. Pada akhir 2018 aset Kresna Insurance tercatat senilai Rp969,8 miliar.

Pepe menjelaskan, meskipun laba perusahaan menurun pada Q1/2019 pihaknya optimistis kinerja perusahaan akan tumbuh sepanjang 2019. Hal tersebut didorong oleh capaian premi pada Q1/2019 yang tinggi, sehingga dia menilai secara tahunan premi yang dibukuan Kresna Insurance akan tumbuh.

"Saya bilang [target pertumbuhan laba pada 2019] masih single digit dulu,"ujar Pepe.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kresna

Editor : Anggi Oktarinda

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top