Suku Bunga Turun, Penempatan Dana di Surat Berharga Bakal Berkurang

PT Bank Pan Indonesia Tbk. (Bank Panin) memprediksi akan ada pengalihan dana dari surat berharga ke pembiayaan sebelum 2019 berakhir setelah ada penurunan suku bunga acuan.
Lalu Rahadian
Lalu Rahadian - Bisnis.com 23 September 2019  |  15:24 WIB
Suku Bunga Turun, Penempatan Dana di Surat Berharga Bakal Berkurang
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Pan Indonesia Tbk. (Bank Panin) memprediksi akan ada pengalihan dana dari surat berharga ke pembiayaan sebelum 2019 berakhir setelah ada penurunan suku bunga acuan.

Menurut Presiden Direktur Bank Panin Herwidayatmo, kenaikan penempatan dana di surat berharga hingga semester I/2019 dipicu oleh perlambatan pertumbuhan kredit. Hal itu menyebabkan kelebihan dana yang dimiliki bank ditempatkan di surat berharga.

“Secara umum kenaikan penempatan di surat berharga karena pertumbuhan kredit yang melemah sehingga dana yang ada di bank di parkir di sana,” ujar Herwidayatmo kepada Bisnis, pekan lalu.

Hingga Juni 2019 Bank Panin menempatkan Rp6,9 triliun dananya di surat berharga. Namun, Herwidayatmo tak merinci penempatan dana triliunan ini ada di surat berharga jenis apa saja.

Bank Panin optimistis kedepan penempatan dana di suat berharga akan menurun. Optimisme ini muncul pasca keluarnya kebijakan Bank Indonesia (BI) yang memangkas suku bunga acuan 25 basis poin (bps) menjadi 5,25 persen pekan lalu.

Pemangkasan ini diprediksi bisa memicu tumbuhnya permintaan pembiayaan dari pasar. Apalagi pemangkasan suku bunga acuan pekan lalu juga diikuti relaksasi loan-to-value (LTV) kredit pemilikan rumah (KPR) dan kredit kendaraan bermotor (KKB).

“Ke depan dengan melihat tren suku bunga yang diharapkan dapat turun diharapkan sebagian dana yg ada di surat berharga dapat disalurkan melalui kredit Bank. Target [penempatan dana di surat berharga] disesuaikan dengan penyaluran kredit,” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bank panin, perbankan

Editor : Hendri Tri Widi Asworo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top