Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Premium

Berfungsi Sebagai Trader, Bank Syariah Hanya Cari Aman?

25 November 2019 | 20:12 WIB
bank syariah masih mengalami kendala besar untuk melakukan diversifikasi akad lantaran inklusi keuangan syariah yang masih rendah.

Bisnis.com, JAKARTA — Penyaluran pembiayaan perbankan syariah di Tanah Air masih didominasi oleh akad murabahah dan musyarakah. Hal ini menandakan bahwa bank syariah lebih banyak berfungsi sebagai trader dalam menjalankan bisnis dibandingkan dengan fungsi intermediasi.

Dalam murabahah ini bank membeli sebuah produk kemudian menjual kepada debitur dengan akad jual beli atau murabahah. Bank syariah dinilai main aman karena penilaian terhadap profil risiko masih cukup sederhana.

Fenomena ini terjadi karena bank syariah masih mengalami kendala besar untuk melakukan diversifikasi akad lantaran inklusi keuangan syariah yang masih rendah.

Berdasarkan data OJK, perbankan syariah memiliki dua akad dominan, yakni murabahah dan musyarakah yang outstanding-nya masing-masing Rp158,57 triliun dan Rp142,86 triliun.

Pertumbuhan kedua akad pada Agustus tahun ini adalah 5,17%, dan 19,45% secara tahunan (year-on-year/yoy). Sementara itu, akad lain seperti mudharabah, qardh, dan istishna’ memiliki porsi kecil dengan pertumbuhan yang variatif.

Direktur Utama PT Bank BCA Syariah John Kosasih menyampaikan perseroan selalu berupaya meningkatkan peran dalam pembiayaan segmen produktif, sehingga kedua jenis akad tersebut memiliki porsi besar pada portofolio perseroan.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top