Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Ilustrasi pekerja melakukan perakitan mesin - Bisnis
Premium

Pengujung Tahun Penentu Mesin Kredit Perbankan

25 November 2019 | 20:49 WIB
redit modal kerja berpotensi menjadi pendorong peningkatan fungsi intermediasi perbankan di sisa tahun ini, kendati hingga kuartal ketiga, pertumbuhannya terus melemah.

Bisnis.com, JAKARTA — Kredit modal kerja berpotensi menjadi pendorong peningkatan fungsi intermediasi perbankan di sisa tahun ini, kendati hingga kuartal ketiga, pertumbuhannya terus melemah.

Hal ini sejalan dengan tren konsumsi yang meningkat pada akhir tahun sehingga mendorong pelaku usaha meningkatkan produktivitasnya.

Berdasarkan data Bank Indonesia, kredit modal kerja (KMK) masih bertumbuh sepanjang tahun ini, meski cenderung melambat. Total outstanding KMK bank umum pada triwulan III/2019 berada pada Rp2.552,3 triliun, tumbuh 6,10% (year-on-year/yoy).

Kepala Ekonom PT Bank Central Asia Tbk. David Samual menyampaikan kenaikan konsumsi masyarakat akan meningkatkan kinerja KMK pada akhir tahun ini. Menurutnya, sektor ekonomi seperti industri pengolahan, perdagangan, serta logistik akan terimbas.

“Konsumsi akhir tahun akan meningkat, dan ini akan membuat performa kredit modal kerja cukup baik pada akhir tahun,” katanya, Sabtu (23/11).

Menurutnya, konsumsi masyarakat sepanjang tahun cukup stabil dan masih berpotensi menunjukkan kinerja lebih baik lagi pada akhir tahun ini.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top