Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Pendiri Lippo Group Mochtar Riady. - JIBI/Abdullah Azzam
Premium

Historia Bisnis : Merger Tulen Bisnis Bank Ala Mochtar Riady

02 Desember 2019 | 15:00 WIB
Latar belakang merger untuk memantapkan permodalan dan aset ketiga bank itu dalam persiapan menghadapi pesaing baru yang akan muncul dalam waktu dekat.

Bisnis.com, JAKARTA — Tiga bank swasta nondevisa segera melakukan merger untuk memperkuat permodalan dan siap bertempur dengan bank-bank pesaing.

Upaya perbankan memperkuat permodalan menjadi salah satu berita utama yang disajikan oleh Harian Bisnis Indonesia edisi 2 Desember 1988 dengan judul Tiga Bank Swasta Segera Merger, Siap Bersaing.

"Ini merupakan merger tulen, bukan caplokan," ujar Mochtar Riady, Komisaris Utama Bank Perniagaan Indonesia kepada Bisnis selepas berbicara dalam seminar Paket 27 Oktober.

Menurut Riady, penggabungan usaha (merger) Bank Perniagaan Indonesia (BPI), Bank Umum Asia (BUA), dan Bank Bhumy Bahar (BBB) itu masih dibicarakan lebih lanjut dengan pemilik saham lainnya dan Bank Indonesia.

Latar belakang merger tersebut, katanya, adalah untuk memantapkan permodalan dan aset ketiga bank itu dalam persiapan menghadapi pesaing baru yang akan muncul dalam waktu dekat.

Riady memiliki saham di tiga bank tersebut.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top