Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Nasabah melakukan transaksi perbankan di galeri Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di salah satu pusat perbelanjaan di Bandung, Jawa Barat, Senin (3/9/2018). - JIBI/Rachman
Premium

Melecut Realisasi Konsolidasi Perbankan

14 Desember 2019 | 10:22 WIB
Konsolidasi perbankan yang sudah digaungkan sejak lama seakan mencapai momentum pada tahun ini, dengan banyaknya aksi merger dan akuisisi.

Bisnis.com, JAKARTA — Industri perbankan nasional tengah menghadapi banyak tantangan. Persaingan makin ketat, dipicu oleh makin masifnya perkembangan inovasi layanan financial technology dan eksistensi perbankan asing.

Di tengah gempuran itu, bank-bank dengan modal terbatas akan makin sulit bersaing. Wacana konsolidasi pun terus digelorakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Konsolidasi diharapkan mampu membuat sektor perbankan Indonesia mampu memiliki pemain yang kuat dan bersaing di lingkup regional bahkan global.

Jumlah bank di Indonesia dinilai masih terlalu gemuk. Data Statistik Perbankan Indonesia (SPI) yang dirilis OJK mencatat total bank umum mencapai 110 bank per September 2019. Hanya berkurang 9 bank sejak 2014.

Pekerja membersihkan Menara BCA di Jakarta, Selasa (12/3/2019)./ANTARA FOTO-Sigid Kurniawan

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top