Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Warga melintasi galeri anjungan tunai mandiri (ATM) di Kebayoran Lama, Jakarta, Senin (5/8/2019). - ANTARA/Aditya Pradana Putra.
Premium

Meneropong Tren Kredit Produktif 2020

08 Januari 2020 | 23:05 WIB
Salah satu sektor yang akan menopang pertumbuhan yakni sektor konstruksi, yang dikontribusi oleh banyaknya realisasi proyek infrastruktur pemerintah pada 2020. Di samping itu, sektor kelistrikan, air, dan pengelolaan limbah juga akan terstimulus dengan adanya peningkatan KI pada 2019.

Bisnis.com, JAKARTA — Perbankan meyakini periode awal tahun akan menjadi waktu yang sulit untuk memacu penyaluran kredit segmen produktif. Meskipun demikian, segmen tersebut masih berperan dalam menunjang pertumbuhan kredit secara keseluruhan.

Segmen produktif adalah sektor produksi yang bisa menggerakkan perekonomian. Bank Indonesia mencatat kredit segmen produktif yang terdiri dari kredit investasi (KI) dan kredit modal kerja (KMK) per November 2019 tumbuh cukup baik.

Namun, secara umum pertumbuhan KI jauh lebih stabil, sedangkan KMK justru melambat. Hanya saja, dari sisi nilainya, penyaluran KMK jauh lebih tinggi.

Kredit investasi tumbuh hingga dua digit atau 13,7% secara tahunan (year-on-year/yoy), sedangkan KMK hanya tumbuh 4% yoy.

Peningkatan pada KI terutama ditopang oleh sektor perdagangan, hotel, dan restoran (PHR) serta sektor pertanian, peternakan, kehutanan, dan perikanan.

Perinciannya, sektor PHR mengalami lonjakan pertumbuhan, dari 5,9% yoy pada Oktober 2019 menjadi 10,4% yoy pada November 2019. Subektor yang menopang yakni kredit yang disalurkan untuk subsektor perdagangan eceran makanan, minuman, atau tembakau di DKI Jakarta dan Jawa Timur.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top