Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Karyawati melakukan swafoto di dekat logo PT Asuransi Jiwasraya di Jakarta, Jumat (14/9/2018). - JIBI/Dedi Gunawan
Premium

Mereka yang Berkata Jiwasraya Tidak Sistemik

09 Januari 2020 | 19:22 WIB
Suatu perusahaan berdampak sistemik apabila keterkaitan dengan banyak lembaga keuangan yang menempatkan dana di Jiwasraya. Penempatan dana itu akan membuat sejumlah lembaga keuangan ikut kolaps bila Jiwasraya bangkrut.

Bisnis.com, JAKARTA – Kemarin Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengungkapkan bahwa ada indikasi kerugian negara sekitar Rp10,4 triliun dari aktivitas transaksi saham dan reksa dana PT Asuransi Jiwasraya (Persero) pada 2018.

Menurut BPK, potensi kerugian negara ini lebih tinggi dibandingkan dengan kasus Bank Century dengan nilai kerugian Rp6,7 triliun setelah ditetapkan sebagai bank gagal berdampak sistemik. BPK pun menyebutkan bahwa Jiwasraya bisa berdampak sistemik.

“Ini mengapa bisa menjadi sistemik karena kasus ini besar sekali, bukan diukur dari nilai aset saja, melainkan yang dilihat nilai bukunya. Misalnya, kasus Century yang awalnya [kerugian negara] hanya Rp678 miliar, tetapi kemudian berkembang jadi Rp6,7 triliun,” ujar Ketua BPK Agung Firman Sampurna dalam jumpa pers di Kantor BPK, Rabu (8/1/202).

Dia berpendapat bahwa dugaan korupsi ini dikhawatirkan berdampak sistemik di sektor jasa keuangan, khususnya asuransi, karena ada 17.000 investor dan 7 juta nasabah yang dikelola Jiwasraya.

Untuk memastikan kerugian lebih lanjut, BPK akan melakukan audit investigasi dan membutuhkan waktu paling cepat 2 bulan. Lembaga auditor itu akan melakukan audit investigasi mulai periode 2010—2019.

Apakah benar asumsi berdampak sistemik bakal terjadi pada Jiwasraya apabila gulung tikar? Ekonom Universitas Indonesia Lana Soelistianingsih berpendapat berbeda. Menurutnya, berdampak sistemik itu apabila membangkrutkan perekonomian.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top